38 peselancar ramaikan Aceh Surfing Internasional Championship

  • Whatsapp
38 peselancar ramaikan Aceh Surfing Internasional Championship
Peselancar menjajal ombak di Pantai Matanurung, Kabupaten Simeulue, Rabu (25/10). (Kanal Aceh/Randi)

Simeulue (KANALACEH.COM) – Aceh kembali menggelar perlombaan surfing tingkat internasional. Kali ini, Kabupaten Simeulue, tepatnya di Pantai Matanurung dipilih sebagai lokasinya.

Even dua tahunan tersebut diikuti sebanyak 38 peselancar dari berbagai usia dan kelas. 20 peselancar lokal asli Simeulue, lima asal Nias, Sumatera Utara, empat dari Bali, tiga dari Banda Aceh, satu orang dari Mentawai dan satu peselancar dari Pangandaran, Jawa Barat. Kemudian empat berasal dari Negara Australia dan satu dari Jepang.

Tak hanya itu, even ini juga diikuti oleh Rio Waida, peselancar muda papan atas Indonesia yang telah memenangi even ditingkat Internasional seperti Rip Curl Grom Search Final Internasional di Brazil dan juara utama di Quiksilver Young Guns 2016 lalu.

Aceh International Surfing Championship 2017 merupakan kejuaraan surfing internasional yang ketiga kali digelar di Pulau Simeulue sejak 2013. Hal ini upaya untuk mempromosikan pariwisata Aceh khususnya Pulau Simeulue ke seluruh dunia.

Total hadiah yang ditawarkan sebesar Rp 75 juta untuk divisi internasional putra, dengan tambahan bonus Rp 20.000.000 untuk juara utama. Kegiatan itu akan digelar hari ini, Kamis (26/10) hingga Sabtu (28/10).

“Sebelumnya dua kali berturut-turut dilaksanakan di pantai Desa Nancala, Kecamatan Teupah Barat. Tapi kali ini panitia bersama menetapkan Pantai Desa Matanurung sebagai lokasi Aceh International Surfing Championship yang ke III,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simeulue, Abdul Karim di Pantai Matanurung, pada Rabu (25/10) malam.

Namun tahun ini, situs acara akan digelar di sela-pela pelangi tangan kanan yang dikenal sebagai Ombak Dylans, tepat di depan Ranu’s Surf Camp.

Ombak Dylans adalah salah satu ombak paling konsisten di pulau ini, menawarkan barel, dinding, dan bagian udara yang tergantung dari arah tertentu, dan menjadikannya lokasi ideal bagi para surfer.

Dikatakan Abdul Karim, Simeulue adalah tujuan surfing untuk semua orang, mulai dari pemula sampai peselancar mahir, dan bahkan untuk orang yang bukan peselancar.

Pulau ini tidak hanya dimanjakan karena ombak, tapi juga menawarkan pengalaman tropis yang cukup banyak.

“Rata-rata wisatawan mancanegara yang datang ke Simeulue tujuannya ialah surfing,” ujarnya. [Randi]

Related posts