Dek Aftan, penderita epileptikus dari Pidie butuh bantuan

Dek Aftan, penderita epileptikus dari Pidie butuh bantuan
Ketua Persatuan Aksi Pemuda Peduli Kesehatan Pidie (Perkampi), Habibi Hibatullah bersama Dek Aftan beserta keluarganya. (Ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Dek Aftan, begitulah keluarga, tetangga, dan teman-teman memanggilnya. Anak berusia 6 tahun itu berasal dari Desa Tunong, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Biasanya, diusia dia yang sekarang seharusnya Dek Aftan menjadi anak yang ceria, dan mendapatkan pendidikan yang baik. Tetapi apa daya, Dek Aftan harus menderita penyakit yang dialaminya.

Anak dari pasangan Muhammad Amin dan Yusriani ini menderita penyakit epileptikus (kejang berulang; disebut juga sawan) yang sudah diderita sejak 1 tahun terakhir.

Ads

Sebelumnya Dek Aftan pernah dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh untuk ditangani oleh ahli saraf anak. Namun apa daya keluarga  tidak mempunyai biaya yang cukup untuk membawanya kembali berobat.

Ayahnya hanya pekerja serabutan sedangkan ibunya buruh tani. Biaya yang terkumpul hingga saat ini belum cukup untuk membantu pengobatan anaknya.

Ketua Persatuan Aksi Pemuda Peduli Kesehatan Pidie (Perkampi), Habibi Hibatullah yang turut mendampingi keluarga Dek Aftan mengatakan biaya pengobatan yang dimaksud adalah bukan tentang biaya beli obat.

“Tapi biaya teknis yaitu biaya makan sehari-hari selama di rumah sakit dan juga biaya transportasi yang tidak ditanggung oleh BPJS,” katanya kepada Kanalaceh.com, Jumat (12/1).

Habibi mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Peduli Dhuafa Aceh yang sebelumnya sudah mendatangi kedua orang tua Dek Aftan untuk menyerahkan bantuan. Dengan bantuan tersebut, Dek Aftan dapat dibawa kembali ke RSUZA Banda Aceh.

“Apakah anda tersentuh dengan kisah Dek Aftan? Apakah anda ingin memberi donasi kepada dek Aftan? Anda bisa menghubungi saya, Habibi Hibatullah – Ketua PERKAMPI Pidie – dokter muda RSUDZA – 081269401770,” jelasnya. [Aidil/rel]

Ads