Unsyiah sosialisasikan KBMI dan bisnis model canvas

Unsyiah sosialisasikan KBMI dan bisnis model canvas
(Humas Unsyiah)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Universitas Syiah Kuala melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kewirausahaan melaksanakan Sosialisasi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dan Bisnis Model Canvas kepada mahasiswa di Ruang Flamboyan Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Senin (19/3).

Sebanyak 340 mahasiswa dari seluruh fakultas di Unsyiah ikut serta dalam kegiatan ini. Adapun pemateri yang hadir adalah Dr Rose Tipri Kartika dari Kampus Polimedia dan Surfa Yondri, S.T.,SST.,M.Kom dari Politeknik Negeri Padang.

Wakil Rektor III Unsyiah Dr Ir Alfiansyah Yuliannur, BC mengatakan KBMI adalah ajang yang harus dikuasai oleh mahasiswa Unsyiah. Sebab kegiatan seperti ini bisa melatih jiwa-jiwa kewirausahaan dalam diri mahasiswa Unsyiah.

Ads

“Dengan KBMI ini maka mahasiswa kita bisa mengenal bisnis melalui model lain, ya mudah-mudahan mereka nanti menjadi pengusaha sukses,” ujar Alfiansyah.

Menurut Alfiansyah, selama ini Unsyiah sangat mendukung kegiatan-kegiatan mahasiswa yang melatih skill untuk terjun ke dunia wirausaha. Salah satu buktinya adalah dengan menjadikan UPT Kewirausahaan masuk dalam Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) resmi Unsyiah.

“Nah, UPT Kewirausahaan ini dalam SOTK berada di bawah Wakil Rektor III bidang kemahasiswaaan bukan kerjasama. Karena Unsyiah ingin serius  membina mahasiswanya menjadi entrepreneur,” ujar Alfiansyah.

Kepala UPT Kewirausahaan Unsyiah, Dr drh M Hanafiah MP menjelaskan materi KBMI merupakan materi yang sangat tepat untuk dipahami oleh para mahasiswa Unsyiah. Sebab program KBMI akan segera diluncurkan oleh Kementerian pada akhir April 2018 ini. Saat itu para mahasiswa Unsyiah sudah bisa men-submit proporsalnya.

“Jika selama ini mahasiswa hanya tahu dari panduan, maka hari ini mahasiswa mendapatkan sharing ilmu seputar KBMI langsung dari ahlinya,” ujar Hanafiah.

Selain itu, Hanafiah menjelaskan, tema bisnis canvas juga sangat penting untuk dikuasai mahasiswa Unsyiah. Sebab dalam membuat proposal yang terkait kompetensi di Dirjen Inovasi, materi bisnis canvas adalah salah satu faktor penting penilaiannya.

“Ternyata ini adalah item yang sangat diperhitungkan dalam penilaian. Selama ini hanya mahasiswa teknik saja yang memahami, sementara mahasiswa dari fakultas lain kurang menguasai,” ujar Hanafiah. [Aidil/rel]