Bantuan kemanusiaan untuk Suriah masih mengalir dari Pidie

(ist)

Sigli (KANALACEH.COM) – Krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah sudah hampir lebih dari enam tahun. Selama itu pula, banyak lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan filantropi termasuk dari Pidie, menyalurkan amanah bantuan masyarakat Indonesia untuk saudara muslim di sana.

Kali ini, Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Pidie kembali menyalurkan donasi kaum muslimin Pidie untuk Suriah melalui lembaga MRI-ACT Pidie, Kamis (5/4).

Penyerahan donasi tersebut diserahterimakan di masjid At Taqwa Muhammadiyah Sigli, diserahkan oleh  Bendahara LazisMu Pidie, Ustadz Sofyan, S.Ag yang diterima langsung oleh ketua MRI-ACT Pidie, Waled Syahrul Fuadi.

Donasi berjumlah Rp 14 juta  yang merupakan sumbangan dari jamaah masjid At Taqwa Muhammadiyah Sigli dan juga donatur diluar Pidie yang ditransfer via nomor rekening.

Selanjutnya,  Ikatan Mahasiswa Pidie (IMAPI) juga menyalurkan donasi masyarakat Pidie sejumlah Rp 8,4 juta melalui MRI-ACT Pidie. IMAPI adalah komunitas gabungan beberapa lembaga mahasiswa di Pidie.

Ketua MRI-ACT Pidie, Waled Syahrul Fuadi mengatakan kepada wartawan, Jumat (6/4), amanah donasi kemanusiaan untuk Ghouta terus mengalir melalui MRI-ACT Pidie yang segera dikirim ke ACT Aceh dan ACT Pusat.

Dengan menilik berbagai kebutuhan masyarakat di Suriah, pihak ACT akan mengirimkan bantuan-bantuan untuk Ghouta yang saat ini relawan MRI-ACT memang sudah berada di Suriah membantu korban konflik kemanusiaan di Ghouta, Suriah.

“Alhamdulillah, masih terus mengalir amanah untuk respon kemanusiaan Ghouta melalui MRI-ACT Pidie. Sejak konflik bergulir di Suriah, kita tentu tidak dapat melupakan duka saudara-saudara kita di sana. Berawal dari konflik pada 2012, bantuan demi bantuan terus kami gulirkan sesuai apa yang dibutuhkan di sana. Dari bahan pangan, pakaian hangat, obat-obatan hingga membuka dapur umum serta ambulance amanah para donatur Indonesia sudah disampaikan oleh MRI-ACT,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain bantuan makanan, pihak MRI-ACT secara bergulir juga mengirimkan tim relawan kesehatan dalam setiap respon kemanusiaan di Suriah. Namun, faktor keamanan dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan menjadi poin penting. [Amir Sagita]

Related posts