Diduga ada kecurangan, peserta seleksi KIP Abdya protes pansel

Tolak keputusan , Calon anggota KIP Abdya yang tidak lulus seleksi melakukan konferensi pers di Blangpidie. (Kanal Acehj/Jimi Pratama)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Sebanyak 15 orang peserta seleksi calon anggota KIP Abdya, memprotes penetapan 15 nama calon anggota KIP periode 2018-2023 yang diumumkan oleh Panitia Seleksi (Pansel), Selasa (26/6).

Pasalnya, diduga ada kecurangan yang dilakukan pihak Pansel terhadap proses seleksi calon anggota KIP Abdya.

“Kami menilai tim pansel tidak objektif dan profesional. Banyak kejanggalan-kejanggalan dari hasil pleno tersebut, ” kata T.Rinaldi kepada awak media saat konferensi pers disalah satu warung kopi di Blangpidie beserta beberapa anggotanya.

Ads

Sebelumnya, tim Pansel calon Anggota KIP Abdya menetapkan 15 nama untuk diserahkan ke Komisi A DPRK setempat. Ke 15 nama itu akan mengikuti fit and propertest untuk memilih lima anggota KIP Abdya yang baru.

Untuk itu, Rinaldi meminta kepada panitia seleksi untuk meninjau ulang keputusan Pansel yang tertuang dalam berita acara No. lil/Pansel KlP/lV/2018 tentang penetapan kelulusan H Besar Calon Angota Komisioner KIP Abdya.

Pihaknya juga meminta kepada Komisi A DPRK Abdya, melalui pimpinan DPRK untuk tidak melanjutkan proses tahapan seleksi uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Calon Angota Komisioner KIP Aceh Barat Daya periode 2018 2023.

Pansel, kata dia, harus mempublikasi hasil psikotes, baca Alquran, dan wawancara ke publik agar adanya transparansi. “Saya tantang itu, kalau tidak tes ulang. Bila mana hal ini juga tidak direspon ,maka kami akan melapor ke KPU RI dan Dewan Bawaslu RI,” katanya.

Untuk diketahui, adapun 15 nama peserta anggota seleksi KIP Abdya yaitu, Alwi Roman, Cut Rinaldi Syah Putra SE, Armis, Genta Buana,Hilman, Abdulrani, IsmaiIbrahim, Suardi, T.Umar, T.Rinaldi, Ilham Mani Yusra, Muhammad Zikri, Amarullah, Mansurni dan Supriadi. [Jimi Pratama]