Tsunami Selat Sunda, BNPB: 429 tewas dan 1.015 bangunan rusak

(Photo: BNPB)

Jakarta (KANALACEH.COM) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB memutakhirkan data korban dan dampak kerusakan bencana tsunami di Selat Sunda pada akhir pekan lalu.

Kepala Pusat Data dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, bahwa 429 tewas, 1.485 orang luka-luka, 154 orang dilaporkan hilang, dan 882 unit rumah rusak.

Baca: Pemerintah Aceh galang dana untuk korban tsunami Selat Sunda

Ads

Jumlah korban tewas dan rumah rusak paling banyak memang di Kabupaten Pandeglang, Banten. Di daerah itu, tercatat 290 tewas, 1.143 orang luka-luka, 77 orang dilaporkan hilang, dan 443 unit rumah rusak. Sedang jumlah korban dan rumah rusak paling sedikit tercatat di Kabupaten Tanggamus, Lampung: 1 tewas dan 4 rumah rusak.

Berikut ini rincian data korban dan rumah atau bangunan rusak akibat bencana tsunami itu:

Korban:

– 429 tewas
– 1.485 luka-luka
– 154 orang hilang
– 16.082 orang mengungsi

Kerusakan:

– 882 unit rumah rusak
– 73 penginapan rusak
– 60 warung rusak
– 434 perahu dan kapal rusak
– 24 sepeda motor rusak
– 41 mobil rusak
– 1 dermaga rusak
– 1 shelter rusak. [VIVA.co.id]

Ads