Dispora dan Percasi Gelar Turnamen Catur Terbuka di Kuala Simpang

Ketua Pengprov Percasi Aceh (dua dari kanan) menjelaskan rencana Kejuaraan Nasional Catur 2018 yang akan diselenggarakan di Aceh di Kantor Koni Aceh di Banda Aceh, Rabu (9/8). (ist)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Pengprov Percasi Aceh menggelar turnamen catur terbuka dengan tajuk Aceh Open 2019 di Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Ketua Pengprov Percasi Aceh Aldin Nl di Banda Aceh, Senin (18/3), mengatakan turnamen digelar 26 hingga 31 Maret 2019. Turnamen memperebutkan total hadiah Rp35 juta.

“Turnamen digelar dibatasi 100 peserta se Aceh. Turnamen ini yang pertama digelar Percasi pada 2019 untuk meningkatkan prestasi pecatur Aceh. Apalagi cabang catur merupakan olahraga binaan KONI Aceh,” kata Aldin Nl.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Darmansyah didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda Olahraga Aceh Saifullah mengatakan, turnamen tersebut merupakan komitmen Pemerintah Aceh mendukung peningkatan prestasi olahraga.

“Tidak hanya cabang olahraga catur, Pemerintah Aceh juga berkomitmen meningkatkan prestasi cabang olahraga lainnya, termasuk yang unggulan,” kata Saifullah.

Saifullah mengakui prestasi cabang catur cukup menjanjikan. Terbukti saat kejuaraan nasional di Banda Aceh, tahun lalu. Pecatur Aceh menunjukkan tren positif dengan menyabet medali perak dan perunggu.

“Kami berharap dengan seringnya pelaksanaan turnamen di Aceh, pecatur Aceh mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di ajang internasional,” sebut Saifullah.

Sementara itu, penasihat Pengprov Percasi Aceh yang juga Anggota DPR Aceh, Jamaluddin T Muku, berjanji akan terus mendukung berbagai kegiatan catur, baik tingkat lokal maupun nasional.

“Selama ini, kami memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan cabang olahraga catur, sehingga pecatur-pecatur Aceh mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” pungkas Jamaluddin T Muku yang juga caleg DPR RI Dapil II Aceh. [Randi/rel]

danirandi: