Ditinggal Sakti, Banyak Aset Pendopo Walkot Subulussalam Tidak Ditempat

Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdy. (Kanal Aceh/ist)

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Pasca berakhirnya masa jabatan Merah Sakti, 5 Mei 2019 lalu, banyak Aset Pendopo Wali Kota Subulussalam tak ditemukan ditempat.

Kepada awak media, Tim Inspektorat Kota Subulussalam menyampaikan telah melakukan inventarisir aset di Pendopo Wali Kota Subulussalam.

Dari inventarisir aset tersebut, banyak barang yang masuk sebagai aset daerah tapi tidak ditemukan di Pendopo. Salah satunya adalah televisi yang masuk dalam data aset sebanyak 15 unit, namun ditemukan hanya tinggal 1 unit.

Ads

Baca: Ini Program Wali Kota Subulussalam 100 Hari Kedepan

“Kita sudah melakukan audit di pendopo beberapa hari yang lalu. Ada sejumlah barang milik daerah tidak kita temukan di pendopo ” kata Sekretaris Inspektorat, Sufni diruang Inspektorat, Kamis (23/05).

Selain televisi, ada beberapa jenis barang lainnya, seperti pengeras suara di aula, di ruang karaoke, Spring Bed, beberapa gorden dan perlengkapan dapur juga tidak ditemukan.

Baca: Nova Minta Walkot Subulussalam Gagas Pembangunan Industri Hilir

Diperkirakan, setidaknya ada 50 persen barang di pendopo sudah tidak berada ditempat. Saat ditanyai, jumlah nilai barang tersebut, pihaknya baru mengaudit jumlah barang.

Sedangkan untuk audit nilai, pihaknya akan terlebih dulu memeriksa bagian umum Setdako Subulussalam selaku penanggungjawab aset.

Inspektur Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdy menambahkan, pihaknya saat ini masih menghitung harga, sementara sewaktu pengadaan aset itu dikabarkan sebesar Rp 1,5 Miliar.

“Rp 1,5 Miliar itu harga baru waktu harga pengadaan. Mengenai berapa jumlah pastinya, kita periksa dulu bagian umum Setdako sebagai penanggung jawab Aset Pemko” kata Elviandi. [Satria T]

Ads