Dinas Sosial Subulussalam Dinilai Abai Terhadap Tuna Netra

--Ads--

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Rizky Megana Sagala (8) Penderita Tuna Netra hari ini Rabu (12/06) mendatangi Dinas Sosial untuk menanyakan perihal permohonannya ingin bersekolah.

Kedatangan Rizky didampingi Ayahnya Bahrum Sagala (37), untuk menanyakan permohonannya ingin bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kota Langsa.

Permohonan itu sudah diajukan sekitar setahun yang lalu, namun hingga hari ini belum ada tanggapan dari Dinas Sosial Kota Subulussalam.

Ads

Sampai di Kantor Dinas Sosial, Bahrum mengaku kecewa, karena kepala Dinas Sosial tidak berada ditempat, kedatangan mereka disambut kepala Bidang Rehabilitasi Hendri Surahman. Namun Hendri mengatakan tidak mengetahui hal itu dan enggan berkomentar, karena Ia mengaku baru menjabat sebagai Kabid di dinas tersebut.

“Surat Permohonan itu memang sudah masuk, dan sudah naik ke Pak Kadis, namun hingga hari ini belum turun, kita tunggu saja Pak Kadis Pulang” katanya.

“Permohonan kami sudah lama kami ajukan namun sampai hari ini belum ada tanggapan Pemerintahan,” sahut Bahrum Ayah kandung Rizky.

Bahrum, merupakan bekerja sebagai buruh kasar sempat meneteskan air mata dan berharap Pemerintahan Bintang-Salmaza mau membantu anaknya, untuk Bisa bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Kasian anak saya, usianya sudah 8 tahun, sejak lahir dia sudah gak bisa melihat, saya terus didesak Rizky anak saya agar bisa sekolah selayaknya anak-anak yang lain, sedangkan saya enggak punya biaya, saya berharap pemerintah mau membantu kami,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan dan Anak (Lampuan) Kota Subulussalam Nobuala Halawa meminta agar pemerintah, segera mengambil langkah agar anak tersebut bisa bersekolah.

“Fakir miskin dan anak terlantar, apalagi  itu dipelihara oleh Negara, Pemerintah harus cepat menanggapi itu, ambil langkah-langakah selayaknya, sekolahkan dia, demi generasi kedepan, jika tidak, persoalan ini akan kami teruskan ke kementerian,” kata Nobuala. [Satria Tumangger]

Ads