Ketua Asprov PSSI Terkejut Soal Liga Sepak Bola Wanita di Lhokseumawe

Ilustrasi. (ciricara)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sejumlah organisasi islam dan kepemudaan di Lhokseumawe, Aceh menolak adanya penyelenggaraan sepakbola putri Liga Kemenpora di Lhokseumawe. Mereka menilai kegiatan itu bertentangan dengan syariat islam di Aceh.

Bahkan Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh, Nazir Adam terkejut saat mendengar kabar tentang adanya kompetisi sepak bola yang akan dimainkan oleh kaum hawa tersebut di Aceh.

Baca: MPU Aceh Juga Larang Liga Sepak Bola Putri di Lhokseumawe

Ads

Kata Nazir, dalam catatan sejarah sepak bola Aceh, belum pernah ada tim atau kompetisi sepak bola untuk wanita.

“Dari dulu memang tidak ada sepakbola wanita di Aceh, kita juga tidak ada komite untuk sepakbola wanita,” katanya, saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7).

Menanggapi terkait kompetisi itu, PSSI Aceh tidak menerima laporan atau surat pemberitahuan dari panitia. Pihaknya baru mengetahui setelah adanya pemberitaan di media.

“Tidak ada laporan pemberitahuan ke PSSI, tidak ada yang menghubungi saya. Terkejut juga ada di Lhokseumawe kok bisa terjadi,” katanya.

Menurut Adam, adanya aksi penolakan di tengah masyarakat tentang sepak bola wanita dinilai wajar. Sebab, Aceh tidak ada pembinaan khusus sepak bola wanita karena tidak sesuai dengan kearifan lokal di tengah masyarakat.

“Justru saya tidak mau menempatkan lembaga sepak bola wanita karena tidak sesuai dengan kultur, budaya, kearifan lokal, dan karakter masyarakat kita,” sebutnya.

Hampir semua negara bahkan Indonesia telah memiliki tim sepak bola wanita. Akan tetapi khusus di Aceh, PSSI tidak membuka peluang atau pembinaan untuk hal itu. “Sepak bola wanita memang ada cuma kita di Aceh tidak buka,” sebutnya. [Rino Babarot]

Ads