Sudah 14 Jemaah Haji asal Aceh yang Meninggal di Mekah

2.112 CJH Aceh sudah tiba di Tanah Suci
Nusantaranews.com
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Inna lillaahi wa innaa ilaihi raji’un. Seorang Jemaah Haji asal Aceh yang tergabung dalam kloter 05-BTJ, Banta Sidi bin Raja Syah (57 tahun) meninggal dunia menjelang keberangkatan ke Madinah, Kamis (29/8).

Pemilik Paspor B49738576 tersebut berasal dari Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) King Faisal jam 10.58 Waktu Arab Saudi (WAS).

Informasi meninggalnya Banta disampaikan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) kloter 5, dr Fatria Dharma Asih.

Ads

Menurut dokter, almarhum didiagnosa meninggal dunia karena stroke iskemik atau penyumbatan pembuluh darah otak. Hal itu bisa saja terjadi karena hipertensi.

Almarhum dirujuk ke RS King Faisal pada Minggu (25/8) lalu jam 14.59 WAS, karena sakit kepala tiba-tiba. Ia juga mengeluh tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan, lidah terasa tebal dan bicara mulai pelo. Saat dokter kloter melakukan pemeriksaan fisik mulai terlihat mulut agak jatuh ke sisi sebelah kiri.

Setelah petugas TKHI melakukan penatalaksanaan awal di kloter, jemaah dirujuk ke RS King Faisal. “Dan tepat jam 10.58 WAS dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis King Faisal Hospital,” jelas Fatria.

Setelah itu, ketua dan dokter kloter segera mengurus sertifikat kematian (CoD) dan pengurusan jenazah. “insya Allah disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Syaraya,” lanjut Fatria.

Sementara itu, Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Nasril, mengatakan bahwa jemaah haji kloter 05-BTJ telah berangkat menuju Madinah jam 14.00 WAS, atau sekitar jam 18.00 WIB.

Nasril juga menambahkan bahwa sampai Kamis (29/8), sudah 14 jemaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Mekah.

Sebelumnya, Salmiyah binti Muhammad Daud (69) asal Pidie Jaya, yang tergabung dalam kloter 1, wafat di RSAS King Faisal, Syisyah Makkah, Sabtu (3/8). Lalu Hazanah binti Muhammad Yusuf (63) dari kloter 2, asal Aceh Timur meninggal dunia pada Minggu (4/8) dan Abdurahman Chasbullah Surati (62) dari kloter 2 asal Ulee Kareng, Banda Aceh, meninggal pada Senin (5/8).

JCH dari kloter 10, Tarmizi Bungsu Agam (76) asal Aceh Selatan, meninggal dunia pada Kamis (8/8) di Mekah, dan Bungsu Daud binti Daud Cut Agam (68) asal Pidie yang tergabung dalam Kloter 11 meninggal dunia di Mina, Senin (12/8) lalu.

Kemudian, pada Rabu (14/8), jemaah kloter 9 asal Bireuen, Amiruddin Muhammad Adam (54) juga meninggal di Mina dan Kamis (15/8),  Ibrahim Abdullah Amin (76), kloter 4 asal Aceh Besar, meninggal dunia di Syisyah.

Lalu empat jemaah dari kloter 12 meninggal dunia di RS King Faisal, yaitu Husen Hasan Sulaiman (92) dari Aceh Utara, Halimah binti Hasan Dem (90) dari Aceh Besar meninggal dunia pada Jumat (16/8) serta Ishak bin Makam Shaleh (90) asal Lhokseumawe dan Pardan bin Abdullah Tgk Rayeuk (91) asal Pidie meninggal dunia pada Kamis (22/8).

Dan Sabtu (24/8) kemarin, Aswan bin Usman Ali (69) jemaah kloter 5 asal Aceh Besar dan Muhammad Yusuf Ismail Bugeeh (70) jemaah kloter 9 asal Bireuen, juga meninggal dunia RSAS King Faisal. [Kemenag Aceh]