Pelajar Aceh Raih Lima Medali Pada KSM Nasional 2019 di Manado

(IST)
--Ads--
loading...

Manado (KANALACEH.COM) – Lima siswa siswi Aceh berhasil meraih medali pada KSM (Kompetisi Sains Madrasah) Nasional 2019 yang diselenggarakan Kemenag RI di Manado sejak tanggal 16-21 September 2019.

Panitia mengumumkan para pemenang setiap cabang perlombaan tersebut pada penutupan kegiatan yang dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Nur Kholis Setiawan,  di Graha Bumi Beringin, Manado, Jum’at (20/9) malam.

5 medali yang berhasil dibawa pulang pelajar Aceh berupa 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Ads

Medali emas diraih Ahmad Faqih Al-Ghiffary pada kompetisi matematika terintegrasi tingkat MA. Sedangkan medali perak diraih Ilham Darni dan Intan Ananda pada kompetisi fisika terintegrasi tingkat MA.

Untuk medali perunggu diraih Muhammad Arif Khalfani Ismail, pada kompetisi IPA terpadu terintegrasi tingkat MTs dan Atsil Syahgibran di kompetisi geografi terintegrasi tingkat MA.

Kakanwil Kemenag Aceh melalui Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Saifuddin yang ikut menghadiri malam penutupan KSM tingkat nasional tahun 2019 turut bersyukur atas prestasi yang diraih siswa Aceh pada KSM tahun ini.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas hasil ini, Aceh masuk 10 besar. Anak-anak kita sudah berjuang keras di Manado. tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya di Bengkulu peringkat 21. Kedepan harus kita tingkatkan lagi,” kata Saifuddin didampingi Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh, Idris.

Peningkatan perolehan medali pada KSM nasional ini menurut Saifuddin, harus terus ditingkatkan dan menjadi spirit pada tahun berikutnya. Tahun lalu, Aceh hanya mendapat 1 medali di Bengkulu.

“Secara perlahan kita akan terus memperbaiki perolehan medali di ajang nasional ini. Saya rasa 5 medali yang kita bawa pulang KSM dan juara III nasional Myres patut membuat kita berbangga dan bersyukur atas capai yang diraih anak-anak kita,” jelas Saifuddin.

Saifuddin sangat mengapresiasi semua usaha yang telah dilakukan semua pihak. “Terima kasih kepada seluruh panitia, guru pendamping, official dan seluruh masyarakat Aceh yang telah mendoakan perjuangan anak-anak di Manado,” tambahnya.

“Selamat kepada yang anak-anak kami yang telah mendapat medali. Bagi yang belum mendapat medali jangan bersedih, kalian putra putri terbaik Aceh dan sudah berjuang untuk Aceh,” kata Saifuddin. [Randi/rel]