Kajari Sosialisasi Pencegahan Korupsi Bagi Perangkat Desa di Subulussalam

(Kanal Aceh/Satria Tumangger)
--Ads--
loading...

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kota Subulussalam gelar sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan korupsi dan pengawalan pelaksanaan dana desa dio Subulussalam, Senin (23/9).

Kegiatan itu digelar di Aula Dinas Pendidikan dan bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK). Dan di buka langsung oleh Kajari Subulussalam Mhd Alinafiah Saragih.

Ketua APDESI Subulussalam Deny Bancin mengatakan kegiatan itu akan dilakukan selama dua hari yakni hari ini Senin – Selasa 24 September 2019.

Ads

“Hari ini kades dan bendahara desa dari 3 kecamatan yakni Longkib, Penanggalan dan Simpang kiri, sedangkan besok pesertanya kades dan bendahara desa dari 2 kecamatan yakni Rundeng dan Sultan Daulat, dan dari pihak kejaksaan negri Subulussalam sebagai pematerinya,” kata Deny.

Deny menambahkan, kegiatan yang bermoto “Desa Membangun Jaksa Mengawal” itu dilakukan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kepala desa dan bendahara dalam pengelolaan dana desa agar tidak terjadi penyimpangan.

Kadis DPMK Subulussalam Abdul Saman Sinaga mengingatkan kepada kepala desa agar dapat menganggarkan dari dana desa untuk program satu Desa satu Hafizh atau Hafizah.

Pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana cukup besar untuk pembangunan desa, maka aparat desa diminta untuk mengelola dana desa itu sebaik-baiknya.

“Anggaran Desa itu adalah uang Negara, uang Rakyat, bukan uang pribadi, maka gunakanlah dengan baik untuk kepentingan masyarakat desa” kata Sekda Subulussalam Taufit Hidayat.

Kajari Subulussalam Mhd Alinafiah Saragih mengatakan yang menjadi pemateri nanti yakni, Kasi Pidana Umum, Kasi Pidana Khusus, Kasi Intel dan Kasi Barang Bukti dari Kejari Subulussalam.

“Kegiatan ini sebagai bentuk penyadaran dan pemahaman agar kepala desa dan perangkat desa terhindar dari penyelewengan, terhindar dari penyalahgunaan dana desa” kata Kepala Jaksa Subulussalam Mhd Alinafiah Saragih. [Satria Tumangger]