Garuda Indonesia Akan Uji Coba Drone Kargo di Aceh

Pesawat garuda. (qerja.com)
--Ads--
loading...

Jakarta (KANALACEH.COM) – Perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Persero Tbk akan segera menguji coba pesawat kargo nirawak atau drone (unmanned aerial vehicle/UAV) dalam waktu dekat. Direktur Kargo dan Pengembangan Bisnis Mohammad Iqbal mengatakan pesawat ini akan diterbangkan perdana di Aceh.

“Kami akan trial selama 3 bulan dulu. Kami uji apa risikonya, apa sudah memenuhi kelayakan DKUPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ‘Menata Drone di Langit Ibu Pertiwi, seperti dilansir laman Tempo.co.

Dalam masa uji coba, maskapai pelat merah ini akan menerbangkan sejumlah armada. Armada tersebut akan mengangkut barang berkapasitas tak lebih dari 500 kilogram dan dapat menjangkau jarak lebih-kurang 1.200 kilometer dengan kecepatan 300 kilometer per jam.

Ads

Iqbal membuka kemungkinan uji coba itu diperluas di wilayah Maluku, Maluku Utara, hingga Manado. Setelah lolos uji coba, Garuda Indonesia akan menerbangkan pesawat tersebut untuk kepentingan komersial.

Adapun pada 2020, Garuda Indonesia setidaknya tercatat bakal memiliki 10 unit pesawat. Armada berjuluk frighter ini ke depan digadang-gadang bakal membawa berupa barang kebutuhan pokok hingga produk-produk e-commerce.

“Arahnya Garuda Indonesia ingin membangun sistem logistik mengantar barang dari Sabang sampai Merauke,” tutur Iqbal.

Iqbal mencatat, saat ini kebutuhan terhadap kargo atau pengiriman logistik semakin tinggi. Menurut dia, kebutuhan terhadap angkutan kargo melonjak 11 persen per tahun. Pertumbuhan pengiriman barang e-commerce tercatat paling tinggi dengan peningkatan volume lebih dari 50 persen per tahun.

Dengan kebutuhan yang tinggi, pengoperasian pesawat frighter diharapkan dapat memberi nilai tambah terhadap layanan, misalnya dengan memangkas waktu tempuh pengiriman barang dari semula 2-4 hari menjadi 24 jam. Armada udara kargo ini juga diharapkan dapat menekan biaya pengiriman barang.

Seiring dengan pengoperasian pesawat kargo, Garuda Indonesia telah meluncurkan aplikasi Tauberes. Aplikasi ini menghubungkan layanan kargo udara dengan agen pengiriman barang.

“Tauberes ini akan menjadi platform kolaborasi antara maskapai dengan JNE, JNT, bandara, Bulog, Angkasa Pura I dan II, Lion Parcel, dan lain-lain,” ujar Iqbal. []

 

View this post on Instagram

 

Berikut menteri yang telah ditunjuk untuk membantunya di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. – 1 .Mohamad Mahfud MD Menkopolhukam 2 .Airlangga Hartarto Menko Perekonomian 3. Muhadjir Efendy Menko PMK 4. Luhut Binsar Pandjaitan Menko Kemaritiman dan Investasi 5. Prabowo Subianto Menteri pertahanan 6. PRatikno Menteri sekretaris negara 7 Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri 8. Retno L Marsudi Menteri Luar Negeri 9. Jenderal purn Fachrul Razi Menteri Agama 10. Yasonna Laoly Menkumham 11. Sri Mulyani Menteri Keuangan 12. Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 13. Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan 14. Juliari Batubara Menteri Sosial 15. Ida fauziah Menteri Tenaga Kerja 16. Agus Gumiwang Menteri Perindustrian 17. Agus Suparmanto Menteri Perdagangan 18. Arifin Tasrif Menteri ESDM 19. Basuki Hadimulyono Meneri PUPR 20. Budi Karya Menteri Perhubungan 21. Johnny Plate Menkominfo 22. Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian 23. Situ Nurbaya Bakar Menteri LHK 24. Edhy PRabowo Menteri Kelautan dan Perikanan 25. Abdul Halim Iskandar Menteri Desa dan pembangunan 26. Sofyan Djalil ATR BPN 27 Suharso Monoarfa Bappenas 28 Tjahjo Kumolo Menpan RB 29. Erick Thohir Menteri BUMN 30. Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM 31. Wishnutama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 32. I Gusti Ayu Bintang Dharmawati Menteri PPA 33. Bambang Permadi Brojonegoro Menristek 34 ZaenudinAmali Menpora 35. Moeldoko KSP 36. Pramono anung Sekretaris Kabinet 37.Bahlil Lahadia Kepala PKPM 38. ST Burhanudin Jaksa Agung – – – #jokowidodo #kabinet #menteri #indonesia

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads