Pedagang Sayur di Subulussalam Boikot Jalan

(Kanal Aceh/Tumangger)
--Ads--
loading...

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Puluhan pedagang sayur dari pasar harian Subulussalam memboikot jalan T Adam Kamil, Simpang Kiri, Subulussalam, Rabu (4/12).

Aksi boikot jalan itu dilakukan karena pedagang sayur di pasar harian Subulussalam itu mengaku dagangan mereka tidak laku, lantaran banyak pedagang yang dibiarkan berjualan di pinggir jalan T Adam Kamil persis dekat pasar harian itu.

Sorang pedagang, Juraida yang ikut dalam aksi itu mengaku, mereka yang berjualan di pasar harian lemah pembeli lantaran banyak pedagang yang berjualan di jalan T Adam Kamil.

Ads

“Kami membayar mingguan Rp 35.000 dan pertahun kami bayar Rp 400.000, sedangkan jualan kami tidak laku krna banyak pedagang yang dibiarkan berjualan diluar, sedangkan yang berjualan di luar tidak membayar apa-apa,”

“Kami tidak minta apa-apa, kami hanya ingin semua pedagang berjualan di pasar harian, tidak ada yang berjualan di luar pasar atau di jalan T Adam Kamil,” kata pedagang lainnya.
Akibat aksi pedagang yang memboikot jalan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB pagi itu, Jalan T Adam Kamil dari arah galon Oyon, menuju terminal Subulussalam demikian sebaliknya lumpuh total alias tidak bisa dilalui pengendara.

Sekira Pukul 07.42 WIB, Kadis Perindustrian perdagangan UKM Koperasi Asmial bersama kabidnya, langsung menertibkan para pedagang dengan mengarahkan agar kembali masuk ke pasar harian untuk melanjutkan kegiatan perdagangan masing-masing.

“Besok akan kita atur semuanya,” kata Asmial, sembari membantu pedagang bergegas membereskan dagangannya untuk dibawa kembali masuk ke pasar harian.

Tak berselang lama, hadir juga Kasat Pol PP dan WH Aspin, Camat Simpang Kiri Rahmayani Sari Munthe, Asisten II Masri, serta salah seorang Anggota DPRK Subulussalam Jainudin.
Kadis Perindustrian perdagangan UKM Koperasi (Kadisperindagkop UKM) Asmial mengatakan, bahwa dimana-mana ada pasar pagi, tapi jadwalnya yang harus diatur.

“Mulai besok kita atur semuanya, kita atur regulasinya, kita upayakan Januari 2020 semuanya sudah beres,” kata Asmial.

Pedagang yang melakukan aksi boikot jalan itu kini sudah masuk kembali ke Pasar Harian Subulussalam dan Jalan T Adam Kamil pun kembali dapat dilalui pengendara. [Sat]

Ads