Pembangunan Jalur Kereta Api Besitang Sumut-Langsa Capai 83 Persen

Pembangunan jalur kereta api. (foto: detik)
--Ads--
loading...

Medan (KANALACEH.COM) – Pembangunan jalur Kereta Api antara Besitang, Langkat, Sumut – Langsa, Aceh yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sudah berjalan 83 persen hingga Desember 2019.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Aceh Wilayah II Balai Teknik (Baltek) Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Halim Hartono di Medan, mengatakan proyek jalur KA yang menghubungkan Sumut – Aceh itu sepanjang 35 kilometer.

“Pembangunan jalur KA Besitang – Langsa yang dimulai tahun 2017 diharapkan rampung di tahun ini (2020),” ujar Halim Hartono yang didampingi Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, M Ilud Siregar seperti dilansir laman Antara, Jumat (10/1).

Ads

Hingga saat ini, Baltek Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Utara, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan terus mengerjakan proyek tersebut.

Harapannya pengerjaan berjalan lancar sehingga bisa rampung sesuai jadwal

Kegiatan pekerjaaan meliputi pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi sesuai dengan aturan berlaku yang meliputi antara lain tubuh baan/ tubuh jalan berupa pekerjaan galian dan timbunan.

Kemudian pemasangan rel R.54 beserta bantalan beton dan aksesorisnya.

Pemasangan wesel baru R.54 bantalan beton di 6 emplasemen setiap masing – masing stasiun baru.

Serta pembangunan jembatan dengan konstruksi I -girder, box culver, over pass dan jalan bawah tanah, persinyalan elektrik serta pembangunan Stasiun Sei Liput, Halaban dan Stasiun Sei Sirah .

“Baltek Perkeretaapian berharap mendapat dukungan dari semua pihak agar pembangunan jalur KA yang menghubungkan Sumut – Aceh itu rampung sesuai jadwal dan bisa dioperasikan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. []

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Gerhana bulan penumbra akan terlihat di Aceh pada Sabtu 11 Januari 2020 dinihari. Untuk wilayah Banda Aceh dan sekitarnya awal kontak gerhana terjadi sekira pukul 00.07 WIB. Kemudian puncak gerhana terjadi pukul 02.10 WIB dan akan berakhir sekira pukul 04.12 WIB. Kepala Sub Bagian Umum dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Safrizal mengatakan, Kanwil Kemenag Aceh akan mengadakan pengamatan gerhana penumbra besok malam. Pengamatan akan dilakukan di halaman Kanwil Kemenag Aceh. “Kemenag Aceh menyiapkan alat untuk pengamatan gerhana ini, bagi masyarakat yang ingin menyaksikannya bisa bergabung dengan kita di halaman Kanwil Kemenag Aceh,” ujar Safrizal. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat khusuf pada saat peristiwa alam tersebut. Ahli Falakiyah Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, berbeda dengan gerhana bulan total, gerhana penumbra hanya akan terlihat sebagian. Fenomena ini bisa terjadi 2-5 kali dalam setahun. Gerhana bulan penumbra, kata dia lebih sulit diamati karena bayangan utama bumi tidak mengenai permukaan bulan. “Bulan hanya menjadi sedikit lebih redup dari biasanya karena terkena bayangan samar-samar penumbra saat proses gerhana, tidak sampai terlihat seperti bulan sabit seperti pada saat terjadi gerhana bulan sebagian,” ujar Alfirdaus. Sebagai informasi, gerhana bulan hanya dapat disaksikan saat bulan purnama saat matahari, bumi dan bulan berada pada posisi sejajar, dengan bumi berada di tengahnya. Gerhana bulan hanya dapat disaksikan pada saat bulan purnama, saat matahari, bumi dan bulan berada pada posisi sejajar, dengan bumi berada di tengahnya. Fenomena gerhana bulan bisa terjadi saat bulan purnama tertutup bayangan bumi yang mengakibatkan terjadinya gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, atau gerhana bulan penumbra, tergantung posisi bayangan yang mengenai permukaan bulan saat terjadi gerhana. [Randi/rel] #acehbarat #acehgayo #aceh #acehbarat #acehtenggara #acehtimur #acehbesar #acehsingkil #acehselatan #abdya #gerhanabulan #bulanpurnama #gerhanabulanpenumbra #bulan #gerhana #fenomena #antusias #warga #kemenag

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads