Pemkab Abdya Pasang Stiker di Rumah Penerima PKH

--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Rumah keluarga tidak mampu di Aceh Barat Daya (Abdya) atau rumah warga penerima bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) di tempel stiker keluarga tidak mampu, pada, Selasa (21/1).

Wakil Bupati Abdya Muslizar mengatakatan, pihak Dinsos Provinsi Aceh telah menyerahkan sebanyak 8.018 lembar stiker “keluarga kurang mampu”, sesuai dengan jumlah penerima PKH di Abdya.

Stiker-stiker itu nantinya akan dipasang di seluruh rumah penerima PKH di wilayah Kabupaten Abdya.

Ads

“Kita minta warga yang merasa tidak layak menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) agar mengundurkan diri dari daftar penerima PKH,” ujarnya.

Dikatakannya, penempelan stiker ini merupakan langkah yang sangat tepat dilakukan oleh Kemensos RI dan Dinsos Aceh. Sehingga masyarakat bisa mengetahui siapa-siapa saja penerima bantuan tersebut.

Sebab selama ini masyarakat berpikir bila PKH itu ditetapkan oleh pemkab, padahal tidak demikian.

“Selama ini menganggap penetapan penerima pkh itu pemerintah daerah, padahal tidak,” sebutnya.

Muslizar berharap, dengan adanya pemasangan stiker ini akan adanya keterbukaan data penerima PKH, serta dapat saling monitoring jika ada penerima PKH yang tidak tepat sasaran.

Sehingga bagi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang mampu dapat secara sadar mengundurkan diri dari kepesertaan (graduasi).

“Tujuan kita melakukan pemasangan stiker ini adalah untuk mensasar seperti yang selama ini disampaikan masyarakat bahwa ada penerima bantuan sosial PKH yang tidak tepat sasaran,” imbuhnya.

Menurut Muslizar dengan ditempelkan stiker ini di tiap-tiap rumah keluarga penerima manfaat PKH akan adanya ada efek malu bagi mereka yang memang bukan dari keluarga yang tidak mampu.

Selain itu, setiap orang dengan terbuka dapat melihat siapa saja sebenarnya penerima manfaat dari PKH, setelah adanya stiker di masing-masing rumah penerima.

“Untuk itu tolong bantu kami untuk sama-sama memonitoring kalau ada penerima PKH yang memang betul dapat dikeluarkan tolong laporkan ke pendamping,” katanya. [Jimi Pratama]

Ads