ODP di Aceh Capai 1323 Orang

ODP Bertambah 7 Kasus, Usai Pemantauan 1.537 Orang
Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. (ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Orang dalam pemantauan (ODP) di Aceh terus bertambah. Hal itu terlihat dari data akumulasi kasus yang dicatat dan dilaporkan Gugus Tugas Covid-19 dari 23 kabupaten/kota se Aceh, Kamis (9/4), pukul 15.00 WIB.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh per hari ini sebanyak 1.323 kasus (orang), terjadi penambahan sebanyak 19 kasus dibandingkan kemarin, 1.304 kasus.

“Hari ini, jumlah ODP yang telah selesai proses pemantauan sebanyak 612 kasus, sedangkan  711 ODP lainnya masih dalam proses pemantauan petugas kesehatan,”  kata juru bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani.

Ads

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 1 kasus, dari 58 kasus sehari sebelumnya menjadi 59 orang.  PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Aceh sebanyak 5 orang,  termasuk 1 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan 52 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Jumlah pasien positif covid-19 di Aceh tidak bertambah, tetap 5 orang, yaitu 3 orang telah sembuh, 1 orang dalam perawatan RSUZA Banda Aceh, dan 1 orang lagi  meningal dunia Maret 2020.

“Jumlah yang meninggal 2 orang, 1 orang positif Covid-19, dan satu orang lagi negatif,” ujar Saifullah. [Randi/rel]

x

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Untuk mendukung gerakan menggunakan masker di luar rumah, Pemerintah Aceh menggandeng pelaku UMKM yang ada di Aceh untuk mencetak satu juta masker kain. Nantinya, masker tersebut akan dibagikan ke warga yang kurang mampu yang ada di Aceh. Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skema tentang pembagian masker kain tersebut. Dari UMKM, nantinya Pemerintah Aceh akan membeli dengan harga Rp 8.500 per satu masker kain. Selain memberdayakan UMKM, hal itu juga karena kurangnya ketersedian masker di pasaran. Menurut Nova, masker kain juga bisa dipergunakan untuk mengantisipasi corona. Sedangkan untuk masker medis, akan dipergunakan untuk tenaga kesehatan yang bertugas merawat pasien corona. “Kita butuhkan 1 juta lebih masker kain, itu diproduksi oleh UMKM. Nanti kita bagikan ke warga miskin di seluruh Aceh,” kata Nova saat meresmikan Poliklinik Pinere di Banda Aceh, Rabu (8/4). Selain masker, pihaknya juga sedang mengupayakan pengadaan tambahan alat rapid test yang akan diperuntukkan bagi masyarakat. Khususnya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Apalagi, menjelang bulan ramadhan, diprediksi bakal banyak warga Aceh yang akan pulang kampung selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #pemerintahaceh #UKM #maskerkain #antisipasi #usaha #masyarakat #warga #cegahcorona #covid_19

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads