Wali Nanggroe: Jangan Ada Masyarakat Kelaparan Dampak Covid-19

by Fahzian Aldevan

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud mengingatkan jangan ada masyarakat kelaparan akibat dampak kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Corona.

“Karena itu, kami meminta Pemerintah Aceh bisa memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama mereka yang tidak mampu, selama masa penanganan COVID-19 berlangsung,” kata Malik Mahmud di Banda Aceh, seperti dilansir laman Antara, Jumat (10/4).

Wali Nanggroe menyebutkan Pemerintah Aceh bisa menggunakan relokasi Anggaran Pendapatan Belanja Aceh 2020 untuk penanganan kebutuhan pokok masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu.

Malik Mahmud mengatakan kebijakan anggaran sifatnya darurat diambil Pemerintah Aceh dan DPR Aceh yang berpotensi bertentangan dengan peraturan, akan diperjuangkan kepada pemerintah pusat untuk diberi pengecualian.

“Keamanan dan keselamatan masyarakat Aceh harus menjadi prioritas utama dan pertama yang dilakukan Pemerintah Aceh dan DPR Aceh,” kata Malik Mahmud.

Malik Mahmud menyebutkan pandemi COVID-19 diperkirakan berlangsung lama hingga enam bulan ke depan. COVID-19 turut berdampak pada perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, Wali Nanggroe mengajak kalangan intelektual dan akademisi membuat skema penyebaran serta pencegahannya dan mekanisme bagaimana aktivitas ekonomi serta kehidupan sosial masyarakat tetap berjalan di masa pandemi COVID-19.

“Pandemi COVID-19 telah berdampak kuat kepada struktur sosial masyarakat. Dan ini juga memungkinkan akan menyentuh perubahan dalam peradaban manusia di masa mendatang,” kata Malik Mahmud. [ant]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 61.584 Kepala Keluarga di seluruh Aceh mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Aceh. Rata-rata kepala keluarga mendapat bantuan senilai Rp 200 ribu dalam bentuk sembako. Paket bantuan itu berupa 2 liter minyak goreng, 2 kilo gula pasir, 4 kaleng sarden dan satu kotak mie instan dengan total keseluruhan Rp 200 ribu ditambah beras 10 kilo. Penyerahan secara simbolis dilakukan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diberikan langsung kepada Bupati atau Wakil Bupati kabupaten/kota di Aceh, di halaman kantor Dinas Sosial Aceh, Kamis (9/4). Kepala Dinsos Aceh, Alhudri mengatakan, paket bantuan untuk seluruh masyarakat miskin terdampak diberikan sesuai dengan data yang diterima dari pemerintah daerah. “Sasaran mengacu dengan program nasional yang diperuntukkan kepada pekerja dampak covid-19 antara lain buruh, pekerja harian lepas, pedagang kecil, buruh bangunan, dan pekerja informal lainnya,” ujarnya. Bantuan paket sembako itu dibebankan dari anggaran biaya tak terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020 sebesar Rp 118 miliar. Alhudri mengakui, bahwa bantuan tersebut masih jauh dari kecukupan, tetapi pemerintah Aceh terus berusaha semampu mungkin untuk meringankan beban masyarakat Aceh. selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #kartukeluarga #sembako #bantuan #pemerintahaceh #cegahcorona #antisipasi #sosialdistancing #masyarakat #bantuan #pandemikcorona

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada

You may also like