Pemkab Abdya Terima APD dari Bank Aceh

Pimpinan PT.Bank Aceh Cabang Blangpidie,Junaidi Ramli saat memberikan APD kepada Wakil Bupati Abdya,Muslizar.MT ( Jimi pratama/ KanalAceh.com)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dari PT Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, untuk kebutuhan para tenaga medis di daerah itu menangani COVID-19.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Bank Aceh Blangpidie Junaidi, kepada Wakil Bupati Abdya Muslizar yang turut didampingi Ketua Tim Gugus Percepatan dan Penangan Covid -19 Amiruddin serta dinas lainnya, Rabu (15/4).

Wakil Bupati Muslizar menyampaikan APD tersebut nantinya akan dibagikan kepada para petugas medis di RSUD Teuku Pekan Abdya  termasuk Dinas Kesehatan.

Ads

Sementara APD yang diterima adalah berupa pakaian hazmat,Masker Thermogan dan peralatan penyemprotan.

“Telah kami terima peralatan penyemprotan . APD ini sangat dibutuhkan tim medis baik di RSUD Teuku Pekan dan Dinas Kesehatan,” kata Muslizar.

Muslizar menuturkan, Abdya hingga saat ini memang masih membutuhkan ketersedian APD dalam penanganan Corona virus Disease (COVID-19).

Ia juga mengapresiasi bantuan dari Bank Aceh Cabang Blangpidie  yang bersinegi dengan Pemerintah pada umumnya dan Gugus Tugas Covid – 19 khususnya, dalam mencegah wabah COVID-19 di bumoe breuh sigupai.

“Gugus Tugas COVID-19 akan senantiasa mengajak masyarakat Abdya aktif mencegah penularan COVID-19 antara lain melalui kebiasaan mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan (social distancing), dan menggunakan masker bila keluar rumah,” tuturnya. [Jimi Pratama]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Polda Aceh kembali memperketat pengawasan di perbatasan Aceh, untuk menghindari adanya lonjakan warga yang baru pulang dari Sumatera Utara (Sumut). Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya warga yang terpapar virus corona yang masuk ke Aceh. Pengawasan itu diperketat lantaran jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Sumut terus melonjak. Hingga Senin (13/4), kasus positif corona di Sumut mencapai 96. Sebagai daerah tetangga, pihak Polda Aceh menambah pasukan yang terdiri dari tenaga medis, Satpol PP, Polri dan TNI di perbatasan Aceh-Sumut. Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan penjagaan di perbatasan itu sudah dilaksanakan di pos penjagaan di daerah Aceh Tamiang, Subulussalam dan Aceh Tenggara. Sebab, daerah tersebut berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. “Tentu kita perketat lagi di perbatasam, dan jalur darat lainnya yang masuk ke Aceh,” kata Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (14/4). Pihaknya juga melengkapi setiap pos dengan alat pengukur suhu tubuh, jika melewati batas normal, warga yang melintas akan diperiksa dan ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). selanjutnya baca di www.kanalaceh.com #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #sumut #perketat #perbatasan #cegahcorona #covid19 #pencegahan #lawancovid19 #pemantauan #masyarakat

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on

Ads