Keaktifan Aparatur Desa Blang Makmur Diapresiasi, Keuchik: Kita Belajar dari Jawa Tengah

Keuchik Isjamal saat di temui di kantor desa Blang Makmur ( Jimi pratama/Kanalaceh.com)
--Ads--
loading...

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Kantor Aparatur Gampong Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dinilai aktif dalam melayani masyarakat setempat.

Camat Kuala Batee Khairuman mengakui, bahwa keaktifan kantor desa Blang Makmur tersebut. Bahkan perangkat desa semua masuk kantor.

“Kita sangat mengapresiasi. Memang luar biasa kinerja perangkat gampong Blang Makmur ini dalam melayani masyarakat,” katanya, Selasa (23/6).

Ads

Dirinya mengatakan, jika ada keperluan data, pihak desa sangat cepat menanggapi, dan segala urusannya pun tidak bertele tele. Selain itu, kata dia semua perangkat pun masuk kantor baik siang maupun malam.

Sementara itu Keuchik Blang Makmur, Isjamal, saat di temui di kantornya mengatakan, memang benar semua perangkat desa dari keuchik hingga ketua pemuda pun masuk kekantor, untuk bekerja sesuai dengan tupoksinya masing -masing.

“Ide seperti ini kita adopsi dari Jawa Tengah. Di sana kantor desa sangat aktif. Bahkan seperti kantor bupati. Karna itulah kita berinisiatif untuk membuat suasana kantor keuchik ini aktif,” sebutnya.

Pihaknya melakukan semua pelayanan di kantor. Dari Senin sampai jum’at. Bahkan jika darurat, hari libur pun tetap dilayani. Intinya, kata dia masyarakat tidak sibuk lagi mencari perangkat desa jika ada yang teken meneken dan berkepentingan.

Sebelumnya Isjamal baru dilantik menjadi Pj Keuchik Blang Makmur tanggal 11 Mei 2020 atau baru sebulan menjabat. [Jimi Pratama]

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh memutuskan untuk memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu dilakukan karena mulai terjadi penularan lokal di Ibukota Provinsi Aceh ini. “Setelah mendengar masukan dari seluruh unsur Forkopimda dan pemaparan dari kepala SKPK terkait, kita putuskan untuk memperketat lagi protokol kesehatan Covid-19,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman usai memimpin rapat Forkopimda di pendopo, Senin 22 Juni 2020. Protokol kesehatan dimaksud antara lain memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menyemprot disinfektan, hingga rapid test dan PCR. “Akan kita terapkan secara ketat di semua tempat mulai dari kantor pemerintahan, masjid, warkop, pasar, terminal, hingga pelabuhan untuk memutus rantai penyebaran virus,” katanya. Aminullah juga mengatakan Perwal wajib masker akan ditegakkan lagi. “Kita intensifkan razia masker mulai dalam minggu ini. Tak ada tawar-menawar lagi, di perbatasan yang tak pakai masker harus ‘balik kanan’ (dilarang masuk kota). Begitu juga di kawasan ramai pengunjung di dalam kota seperti pantai Ulee Lheue, wajib pakai masker,” kata dia. Sementara bagi pemilik usaha seperti warkop, pusat perbelanjaan, restoran, dan hotel, wali kota mewanti-wanti agar menerapkan protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh. “Jika tidak patuh, izin usahanya akan kita cabut. Kita tidak boleh main-main lagi karena grafik kasus Corona semakin naik,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kadinkes Banda Aceh Media Yulizar mengatakan per Minggu 21 Juni 2020, tercatat sudah delapan kasus positif Corona di Banda Aceh. Selengkapnya klik di www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #ruangisolasi #rsuza #aminullah #walikota #ancaman #cegahcorona #warkop #cabutsuratizin #protokolkesehatan

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kanal Aceh (@kanalacehcom) pada