Zona Kuning, Siswa di Banda Aceh Belajar dari Rumah

Siswa belajar di rumah. (ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Memasuki tahun ajaran baru, proses belajar mengajar di Banda Aceh tidak dilakukan secara tatap muka. Hal itu didasari karena Banda Aceh masih berstatus zona kuning.

Kepala Dinas Pendidikan Banda Aceh, Saminan Ismail membenarkan, bahwa peserta didik di ibukota provinsi Aceh ini belum bisa belajar tatap muka. Pihaknya mengikuti peraturan yang telah ditetapkan Pemerinth untuk sekolah mulai beraktifitas hari ini, Senin (13/7).

“Sistem belajarnya tidak tatap muka secara langsung, maka anak-anak tetap belajar dari rumah,” kata Saminan Ismail.

Ads

Berdasarkan hasil evaluasi belajar dari rumah yang telah dilakukan, kata dia ternyata belajar secara online banyak menimbulkan persoalan, diantaranya kebingungan orang tua, banyak menghabiskan paket internet, dan komunikasi antara guru, orang tua dan sisa yang tidak sejalan.

Untuk itu pihaknya mengantisipasi hal itu dengan membuat sistem baru, yag dimana orang tua menjadi guru kedua. Pihaknya juga sudah memanggil semua wali murid untuk menyepakati pengembangan sistem pengajaran dari rumah, salah satunya pengurangan paket belajar.

Sistem pengajaran di masa pandemi corona ini juga, kurikulumnya tidak dilaksanakan 100 persen, melainkan cukup 50 hingga 60 persen.

“Contohnya dalam buku paket ada sepuluh bab, mungkin yang diajarkan hanya lima bab saja. Jadi orang tua dijadikan guru kedua, supaya nanti guru pertama di sekolah bisa berkomunikasi dengan guru kedua yakni orang tua murid,” ucapnya.

Dengan penerapan sistem pengajaran tersebut, maka tugas orang tua wajib menjadi guru kedua, dan harus mendampingi anak sesuai dengan kesepakatan serta perintah dari guru pertama di sekolah. [Randi]

 

View this post on Instagram

 

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Gempa kembali mengguncang wilayah Kota Banda Aceh, Senin (13/7) pagi pukul 07:58 WIB. Gempa berkekuatan 5,5 SR itu juga dirasakan warga sekitar. Informasi yang diperoleh dari BMKG menjelaskan, gempa itu terjadi di 121 kilometer Barat Daya Banda Aceh dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa berada titik koordinat 5.12 Lintang Utara, 94.32 Bujur Tmur. “Telah terjadi gempa Magnitude 5.5 SR tanggal 13 Juli 2020 pukul 07: 58 : 46 WIB, pada Kedalaman 10 Km,” tulis BMKG yang dikutip kanalaceh.com. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #gempa #gempabumi #bencanaalam #bmkg #lempenganbumi #pagi #masyarakat #magnitude5.5SR #guncangan

A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on