Pintu Alternatif Digembok, Murid SD di Subulussalam Pergi dan Pulang Sekolah Lompat Pagar

Seorang siswa memanjat pagar sekolah. (Kanal Aceh/Satria Tumangger)
--Ads--
loading...

Subulussalam (KANALACEH.COM) – Warga Desa Subulussalam Barat protes lantaran pintu gerbang alternatif masuk ke sekolah SDN 5 digembok, sehingga anak-anak sekolah yang hendak bersekolah terpaksa melompat pagar.

“Semua Anak-anak di lorong Lae Mate ini bersekolah di SD 5 itu, memang ada jalan lain, tapi jaraknya cukup jauh dan jalannya berlumpur, makanya anak-anak tetap lewat pintu alternatif ini, dengan melompati pagar, kalau dibiarkan terus, ini bisa berbahaya bagi keselamatan anak-anak sekolah kami,” kata Andi BM, salah seorang warga disana.

Andi berharap kepada pihak sekolah agar membuka pintu alternatif itu supaya anak-anak yang hendak bersekolah ke SDN 5 melintasi lorong Lae Mate Subulussalam Barat tidak harus naik-turun lompat pagar.

Ads

Saat dikonfirmasi kepada kepala Sekolah SDN 5 Sofyan mengatakan, penutupan gerbang alternatif itu terpaksa dilakukan mengingat saat ini Covid-19.

“Sesuai protokol kesehatan, Anak-anak masuk sekolah kita tes suhu tubuhnya, kita jaga dan kita awasi mereka, makanya pintu alternatif itu kita tutup, supaya mempermudah pengawasan terhadap anak-anak sekolah kita,” kata Sofyan, Sabtu (10/10).

Hal senada juga disampaikan Heri, salah seorang Guru di sekolah SDN 5 tersebut mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak komite sekolah dan Kepala Desa Subulussalam Barat dalam rangka penutupan pintu gerbang alternatif itu untuk sementara waktu.

“Itu memang sengaja kita tutup, untuk memudahkan pengawasan kita terhadap anak-anak sekolah kita, mengingat saat ini sedang Pandemi Covid-19, dan kita sudah berkoordinasi dengan komite sekolah dan kepala desa, nanti juga akan kita buka kembali,” kata Heri.

Heri mengaku sudah sering memperingatkan anak-anak sekolah disana agar tidak lewat pintu alternatif itu, agar tidak melompati pagar. “Tapi tidak juga didengar, anak-anak sekolah kita tetap jugak melompati pagar itu,” ujarnya. [Satria Tumangger]

Ads