Dandim Abdya Lepas 16 Prajurit Untuk Sekolah Calon Bintara

  • Whatsapp

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo Lepas 16 prajurit Casis Sekolah Calon Bintara Reguler TA. 2021, acara tersebut berlangsung di Lapangan apel Makodim, Jalan Bukit Hijau, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (3/4).

Ke 16 prajurit yang terdiri 7 orang pangkat Koptu dan 9 orang Kopda itu dinyatakan lulus sesuai surat perintah Pangdam IM Nomor Sprin/799/IV/2021 tanggal 1 April 2021 tentang perintah untuk mengikuti Pendidikan pembentukan bintara (Diktukba) TNI AD TA 2021.

Dalam sprin itu disebutkan, 569 orang Prajurit Tamtama se-Kodam IM termasuk di antaranya 16 prajurit tamtama dari Kodim 0110/Abdya. nantinya parjurit harus segera mempersiapkan diri dan melapor kepada Danrindam IM paling lambat, Minggu 4 April 2021 pukul 08.00 Wib.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang sudah lulus mengikuti seleksi Secaba Reguler tahun 2021.

“Tadi kita baru saja melepas Anggota yang lulus seleksi Secaba sengaja mereka kita berangkatkan lebih awal ke Banda Aceh untuk menjalani penelitian personil (Litpers) sebagai syarat akhir sebelum masuk ke lembaga pendidikan (Lemdik),” ucapnya

Dirinya berpesan kepada anggota yang berangkat agar menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan di pendidikan, dari kelengkapan administrasi dan yang lainnya, agar tidak menjadi teguran terhadap satuan kita.

“Jangan lupa ikuti pendidikan dengan sebaik-baiknya, dan ikutiĀ  perintah pelatih dan aturan dalam pendidikan, jangan sampai melanggar, ingat anak istri menunggu dirumah, dan jangan lupa jaga nama baik Satuan kita. Ilmu dan pengalaman yang sudah kita dapatkan selama ini menjadi bekal untuk kita kedepan dalam menjalankan tugas,” imbuh Dandim.

Setelah selesai menempuh pendidikan nanti, sebutnya, jangan takut di tempatkan dimana saja karena sebagai seorang TNI harus siap di tempatkan dimana saja,” tegas Dandim.

” Yang lebih penting lagi jangan lupa ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing sehingga kita bisa terhindar dari pelanggaran yang akan merugikan diri sendiri dan satuan,”.

Related posts