Ceceran Tanah Proyek Pembangunan PN Blangpidie di Badan Jalan

by Jimi Pratama

Blangpidie (KANALACEH.COM) – Pengangkutan tanah urug untuk proyek pembangunan Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berserakan di badan jalan yang dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan yang melintasi wilayah tersebut.

Bukan hanya itu, mobil yang mengangkut tanah urug terlihat ugal – ugalan seperti berlomba – lomba untuk mendapatkan banyak angkutan.

Salman salah seorang pengendara yang melintas di daerah itu menyatakan, tanah urug yang berserakan ke badan jalan sudah sangat membahayakan pengguna jalan. Sebab, kata dia, tanah yang jatuh dari mobil dam truk tidak dibersihkan oleh pihak pemegang proyek.

“Jadi kalau dibiarkan seperti ini sangat membahayakan pengguna jalan, karena tanah urug ini kita ketahui bersama, selain membuat abu juga membuat jalan licin, sehingga kalau tidak berhati-hati pengedara sepeda motor akan terjatuh,” ungkapnya , Jum’at (14/1).

Seharusnya, kata dia, pihak rekanan pemegang proyek ini harus menyiapkan pekerja yang membersihkan badan jalan, supaya tanah urug berwana kuning yang jatuh ke badan jalan dibawa oleh dam truck bisa segera dibersihkan.

“Kalau terus dibiarkan seperti ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan, maka dari itu kita meminta kepada pihak proyek untuk saling menjaga kenyamanan, jangan lah akibat pembangunan ini masyarakat yang melintas daerah ini jadi korban,” jelasnya.

Apalagi, katanya, jalan ini merupakan akses yang selalu dilintasi oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk keperluan pengurusan ke kantor. Jadi, kalau badan jalan banyak tumpahan tanah urug tentunya menjadi keluhan bagi masyarakat.

“Maunya tanah ini dibersihkan, jangan lepas tanggung jawab, karena jala ini milik negara, jadi siapa saja boleh menikmatinya dengan nyaman,” pungkasnya.

You may also like