Satu Kapal Penangkap Ikan Asal Taiwan Ditangkap di Perairan Lhokseumawe

by danirandi

Lhokseumawe (KANALACEH.COM) – Satu unit kapal ikan asal Taiwan, MV JOHO ditangkap TNI AL di perairan Lhokseumawe. Penangkapan tersebut dilakukan karena melanggar aturan hukum pelayaran laut Internasional.

Kapal asing tersebut bersama 22 ABK diamankan di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.

Danlanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Dian Suryansyah mengatakan, penangkapan itu berawal saat kapal KRI Teuku Umar-385 melakukan patroli dikawasan Selat Malaka.

Kemudian, melihat kapal asal Taiwan itu masuk ke perairan Tanah Jambo Aye, sehingga petugas mengejar dan melakukan penangkapan.

“Kapal ini sudah terlihat dari perairan Tanah Jambo Aye, melaut melipir menyisir ke pinggir pesisir kita sejauh 8 mill. Sehingga di kejar oleh KRI Teuku Umar-385 dan kita dapatkan posisi 7,5 mill dari perairan Lhokseumawe,” kata Kolonel Marinir Dian Suryansyah, Selasa (21/6).

Menurutnya, kapal ini telah melanggar aturan Unclos 1982 yang menjadi acuan Indonesia dalam penegakan kelautan, dari wilayah ini sudah memasuki wilayah teritorial Indonesia, dan pada saat ditangkap pihaknya melihat beberapa kesalahan mereka lakukan.

Salah satunya tidak mengibarkan bendera negaranya, kemudian juga tidak memasukan alat tangkapnya kedalam palka.

“Jadi ini sudah menyalahi aturan, seharusnya mereka pada saat mereka lintas laut damai, mereka melakukan kegiatan yang sesuai prosedur, yang sudah tertuang dalam unclos 1982,” kata Danlanal Lhokseumawe.

Kapal Ikan Asing (KIA) asal Taiwan ini diserahkan ke pihaknya, untuk dilakukan penyidikan atas pelanggaran aturan United Nation Convention Of Law Of The Sea atau Unclos 1982 tentang konvensi hukum laut.

Dari pemeriksaan sementara, diduga kapal ikan asing ini, berupaya akan melakukan penangkapan ikan di wilayah teritorial Indonesia.

“Untuk proses selanjutnya, kita hanya mengamankan kapal, alat kemudinya, menjaga mereka supaya tidak melakukan tindak tanduk yang lain, selain dari kegiatan administrasi mereka di atas kapal mereka sendiri di Pelabuhan Krueng Geukueh,” ucapnya.

You may also like