FJL Sebut ACF 2022 Belum Ramah Lingkungan, Kadisbudpar: Kita Usung Konsep Go Green

by danirandi

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Forum Jurnalis Lingkungan Aceh dan komunitas Rumput Liar menilai pelaksanaan Festival Kuliner Aceh 2022 belum ramah lingkungan. Penggunaan wadah plastik untuk kemasan makanan dan minuman pada gerai-gerai kuliner masih tinggi.

Koordinator Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh Zoelmasry, Jumat (5/8) menuturkan Festival Kuliner Aceh sangat baik untuk mendorong kemajuan usaha kecil menengah di sektor kuliner, akan tetapi pelaksanaan tidak sepenuhnya go green. Penggunaan kemasan plastik masih banyak. Kemasan sekali pakai itu jika tidak dipastikan dikelola akan berakhir menjadi sampah.

Amatan FJL Aceh, kata dia pada gerai-gerai yang menjual makanan dan minuman masih menggunakan wadah plastik. Para pengunjung setelah  menikmati kuliner mereka  meninggalkan wadah plastik di atas meja yang oleh penjual membuang ke tempat sampah.

FJL  mendorong pemerintah untuk serius menerapkan konsep go green jangan hanya jargon saja. Kata-kata  BEREH ( bersih, rapi, estetis dan hijau) yang digaungkan oleh Sekda Aceh harusnya diterapkan dalam setiap kegiatan.

“Program BEREH yang menitikberatkan pada kebersihan lingkungan ini semestinya menjadi semangat  dalam setiap kegiatan yang digelar di Pemerintah Aceh.  Promosi kuliner lokal jangan sampai justru menjadi ajang memproduksi sampah plastik,” kata Zoelmasry.

Zoelmasry mengatakan dalam banyak festival yang diadakan oleh Pemprov Aceh penggunaan sampah plastik masih marak. “Ini menandakan konsep go green belum sepenuhnya diterapkan, masih hanya sebatas retorika saja,” kata Zoelmasry.

Kepala Dinas Kebudayaa dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal menyebutkan, pada event kali ini pihaknya sudah mengusung konsep go green dengan mengajak semua pengunjung untuk membawa tumbler dan mengurangi penggunaan bahan makanan sampah plastik.

“Konsep go green, kita meminta agar pengunjung untuk menggunakan tumbler dan lunchboxnya sendiri, karena kita memastikan event ok, tapi kalau sampah di mana-mana no oke,”

“Jadi jika datang ke sini, saya berharap pengunjung yang datang ke Aceh Culinary minimkan sampah dan jauhkan sampah plastik,” ujarnya.

You may also like