Gibran Bakal Jumpa Prabowo Bahas Kementerian Makan Gratis

Prabowo - Gibran. (Foto: Reuters)

(KANALACEH.COM) – Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan bertemu Kamis (22/2) malam untuk membicarakan opsi membentuk kementerian baru untuk program makan siang gratis.

Gibran yang juga Wali Kota Solo itu mengaku Prabowo sudah membahas tentang kementerian tersebut dengannya. Ia pun berencana menemui Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk membahas hal tersebut.

“Sudah (dibicarakan dengan Prabowo). Nanti malam saya ketemu,” katanya saat ditemui di Balai Kota Solo.

Gibran menambahkan ia dan Prabowo juga akan membicarakan hal-hal lain. Namun ia enggan membeberkan materi yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Ada beberapa hal. Nanti nggih (ya),” kata Gibran. Gibran juga enggan menjawab saat ditanya dimana pertemuan akan dilaksanakan.

“Nanti saya kasih tahu ya. Nanti saya update lagi,” katanya.

Wacana pembentukan kementerian baru untuk mengurus makan siang gratis pertama kali dilontarkan oleh Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Budiman Sudjatmiko. Ia mengatakan rencana pembentukan Kemenko baru ini dikarenakan janji kampanye Prabowo-Gibran tersebut butuh pendekatan khusus.

“Karena urgensi program dan ini merupakan bagian dari program terbaik hasil cepat yang telah disampaikan oleh Prabowo-Gibran, sehingga memerlukan pendekatan khusus agar segera terlaksana. Maka, tidak tertutup kemungkinan dibentuk Kemenko khusus untuk program ini,” ucap Budiman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/2).

Namun pernyataan Budiman itu kemudian diklarifikasi oleh Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo. Pembentukan kementerian tersebut masih dalam rencana. Pasalnya, pembentukan instansi baru apalagi kementerian butuh waktu.

“Bisa dibentuk kementerian baru, bisa juga tidak. Tentu nanti akan diputuskan oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran setelah dilantik. Namun demikian perlu diingat, pembentukan kementerian baru itu tidak sederhana,” kata Drajad. [CNN]

Related posts