Jakarta (KANALACEH.COM) — Pemerintah Aceh meminta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk menurunkan tarif tiket pesawat bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam layanan penerbangan umrah
Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, saat bertemu dengan Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, di Jakarta.
Menurut Teuku Faisal, tingginya harga tiket saat ini membuat banyak jemaah umrah asal Aceh memilih rute transit di kota lain seperti Medan, Jakarta, bahkan Kuala Lumpur demi mendapatkan harga yang lebih murah.
Baca: Cuaca Buruk, Pesawat Garuda Gagal Landing ke Bandara SIM
“Perlu ada semacam insentif bagi masyarakat Aceh yang menggunakan Garuda Indonesia. Itu harapan kita,” ujarnya seperti dilansir laman resmi Dishub Aceh, Rabu, 23 Juli 2025.
Faisal menyampaikan langsung harapan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terkait prioritas penerbangan langsung umrah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Dalam surat bertanggal 15 Juli 2025, Gubernur Aceh juga meminta agar rute langsung Banda Aceh – Jeddah diprioritaskan untuk memudahkan jemaah asal Aceh.
“Jarak tempuh Aceh–Arab Saudi relatif dekat, hanya sekitar 7,5 jam. Ini seharusnya menjadi pertimbangan bagi Garuda untuk membuka rute langsung,” kata Faisal.
Ia menekankan bahwa potensi jemaah umrah dari Aceh mencapai 32.000 orang per tahun. Selain mempermudah akses ibadah, pembukaan rute langsung ini dinilai mampu mengurangi beban biaya dan waktu, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Lebih lanjut, Faisal berharap Garuda Indonesia sebagai maskapai BUMN bisa memberikan perhatian khusus bagi Aceh yang memiliki sejarah panjang dengan perusahaan tersebut.
“Kami paham kondisi Garuda yang masih terbatas dari sisi armada pasca Covid-19, tapi Aceh semestinya menjadi prioritas,” imbuhnya.
Selain soal tarif dan rute umrah, Pemprov Aceh juga mengusulkan agar Garuda Indonesia mempertimbangkan Aceh sebagai lokasi penyelenggaraan event berskala nasional di masa mendatang. Tujuannya adalah untuk mendukung promosi wisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menanggapi hal tersebut, Reza Aulia Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Aceh. Ia menyatakan bahwa Garuda Indonesia akan segera menindaklanjuti permintaan tersebut dan tengah mengkaji rotasi armada agar rute langsung Banda Aceh – Jeddah bisa terwujud.






