6.052 Korban Banjir di Aceh Tamiang Masih di Tenda Pengungsian Jelang Ramadhan

Kondisi wilayah yang terkena bencana di Aceh Tamiang. (Kanal Aceh/Randi)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Menjelang Ramadhan, sebanyak 6.052 penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih berada di tenda pengungsian.

Data itu dilansir secara realtime oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui website gis.bnpb.go.id.

Datok Penghulu (Kepal Desa) Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Khairi Ramadhan menyebutkan warga sangat berharap hunian sementara (Huntara) segera selesai dibangun.

“Huntara belum selesai, pastinya masyarakat mengeluh karena belum siap Huntara,” kata Khairi seperti dilansir laman kompascom, Selasa, 17 Februari 2026.

Dia pun berharap, pembangunan Huntara dikebut agar masyarakat bisa segera meninggalkan tenda pengungsian dan bisa beribadah lebih nyaman selama ramadhan.

Hal yang sama disebutkan Datok Penghulu Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Ibrahim. Dia menyebutkan, Huntara untuk penyintas banjir di kampungnya juga belum rampung dikerjakan.

“Puasa sudah pasti di tenda pengungsian. Karena baru dibersihkan beberapa hari lalu lahan untuk Huntaranya,” ucapnya.

Sementara itu, posko satuan tugas penanganan rehabilitasi dan rekontruksi wilayah Aceh mengumumkan baru 6.211 Huntara rampung dikerjakan hingga 15 Februari 2026.

Rinciannya yaitu Aceh Utara terbanyak dengan 1.424 unit, Aceh Tamiang 1.110 unit, Kabupaten Gayo Lues 838 unit, Aceh Timur sebanyak 723 unit, Bener Meriah 611 unit, Pidie Jaya 590 unit.

Lalu, Aceh Tengah 450 unit, Nagan Raya 350 unit, Kota Lhokseumawe 67 unit, Langsa 34 unit, Pidie 12 unit dan Kabupaten Aceh Barat 2 unit.

Related posts