Program Cash for Work Diterapkan, Warga Aceh Dilibatkan Bersihkan Lumpur Pascabanjir

Kondisi di salah satu desa di Pidie Jaya setelah 40 hari pascabencana banjir. (Kanal Aceh/Randi)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI terus mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck.

Langkah tersebut difokuskan pada pembersihan akses jalan utama yang tertutup material lumpur dan pasir di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang, agar mobilitas masyarakat segera pulih.

Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman menegaskan, pengiriman alat berat dilakukan untuk mempercepat normalisasi jalur transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

“Kami menurunkan ekskavator dan dump truck untuk membantu percepatan pembersihan jalan-jalan umum yang masih tertutup lumpur dan pasir sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” ujarnya seperti dilansir laman kompas, Rabu, 11 Maret 2026.

Makhruzi mengatakan, pembersihan akses juga dilakukan dengan skema cash for work atau padat karya tunai.

Skema tersebut dirancang agar masyarakat setempat terlibat langsung dalam kegiatan pemulihan, seperti pembersihan puing dan lumpur, perbaikan fasilitas umum, hingga penataan lingkungan yang rusak akibat bencana.

Makhruzi menjelaskan, program tersebut merupakan gagasan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI sekaligus Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera.

Program itu bertujuan agar proses rehabilitasi pascabencana berjalan lebih efektif serta memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

“Dengan padat karya tunai, selain akses jalan segera bersih, masyarakat juga mendapatkan kesempatan kerja sementara yang membantu pemulihan kehidupan sehari-hari,” kata Makhruzi.

Melalui mekanisme tersebut, warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh penghasilan dari kegiatan pemulihan wilayah.

Makhruzi memaparkan, kegiatan pembersihan lumpur menggunakan alat berat telah dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Pidie Jaya, yakni Gampong Mancang dan Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua.

Di Kabupaten Bireuen, pembersihan dilakukan di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Bineh Krueng.

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tamiang, kegiatan serupa berlangsung di Desa Lando, Kecamatan Rantau. Setiap kabupaten menerima dukungan dua unit ekskavator dan dua unit dump truck. [kompas]

Related posts