Ratusan Hektar Sawah di Aceh Kekeringan, Petani Terancam Gagal Panen

Kekeringan lahan persawahan. (foto: randi)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Dampak musim kemarau mulai dirasakan petani di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Di Kabupaten Nagan Raya, ratusan hektare lahan sawah dilaporkan mengalami kekeringan, sementara di Kabupaten Simeulue petani terpaksa menunda masa tanam akibat kondisi lahan yang mengeras dan sulit diolah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, mengatakan bahwa hingga saat ini sekitar 600 hektare sawah di Kecamatan Kuala dan Suka Makmue terdampak kekeringan.

“Kekeringan yang terjadi di sejumlah desa di Nagan Raya akibat penurunan debit air yang signifikan pada saluran irigasi serta minimnya curah hujan bagi kawasan tadah hujan,” katanya, Sabtu (6/6/2026) dikutip dari Antara.

Kekeringan di Kabupaten Nagan Raya tersebar di sejumlah desa, khususnya di Kecamatan Kuala

Selain itu, di Kecamatan Suka Makmue, kekeringan juga terjadi di Desa Seumambek dengan luas 30,34 hektare serta Desa Macah seluas 68,38 hektare.

Menurut Marzuki, sebagian besar lahan tersebut merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan, sehingga rentan mengalami kekeringan saat musim kemarau.

Kondisi kekeringan ini berdampak langsung terhadap pertumbuhan tanaman padi milik petani. Sejumlah tanaman mulai menunjukkan gejala kekurangan air yang cukup serius.

“Saluran irigasi saat ini mengalami penurunan debit air yang cukup parah sehingga kebutuhan air tanaman padi tidak terpenuhi. Kami terus memantau pergerakan dampaknya di lapangan agar bisa segera diambil tindakan penyelamatan,” kata Marzuki.

Untuk mengatasi dampak kekeringan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya telah melakukan berbagai upaya penanganan.

Related posts