Kantah Abdya : Ekpose Data Bagian Penting Dalam Mendukung Pelaksanaan Reforma Agraria

Oplus_131072

BLANGPIDIE | KANALACEH.COM-  Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kegiatan Ekspose Data Penataan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Desa Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, Rabu (15/7/2026).

Tujuannya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat program reforma agraria melalui penataan akses yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Abdya Hendri Yadi, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Babahrot Nasrul, Kepala Desa Simpang Gadeng Insafuddin, serta tokoh masyarakat dan warga desa yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.

Ekspose data ini menjadi forum untuk memaparkan hasil identifikasi dan pendataan potensi yang akan menjadi dasar pelaksanaan program penataan akses reforma agraria. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan aset masyarakat dapat dioptimalkan sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan perekonomian warga.

Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantah Abdya, Rafi Nur Abidin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria yang tidak hanya berfokus pada legalisasi aset.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat agar tanah yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kegiatan Ekspose Data Penataan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2026 ini merupakan langkah awal untuk menyelaraskan data dan potensi yang dimiliki masyarakat,” ujar Rafi.

Disampaikannya, program reforma agraria tidak berhenti pada legalisasi aset semata, tetapi juga diarahkan agar masyarakat mampu mengelola dan memanfaatkan tanahnya secara produktif sehingga memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan.

Ia menambahkan, keberhasilan program reforma agraria sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami berharap melalui kolaborasi seluruh pihak, program penataan akses reforma agraria dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Simpang Gadeng maupun wilayah lainnya di Abdya,” katanya.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan dan berdialog langsung dengan para pemangku kepentingan terkait pengembangan potensi desa melalui program reforma agraria.

Melalui kegiatan Ekspose Data Penataan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2026 ini, diharapkan lahir langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat kolaborasi antarinstansi sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Simpang Gadeng dan wilayah sekitarnya. (*)

Related posts