Aceh Barat (KANALACEH.COM) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda Kabupaten Aceh Barat.
Dampaknya, kabut asap mulai menyelimuti pemukiman warga. Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Barat, karhutla tersebut terjadi Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Desa Mesjid Baro, Kecamatan Samatiga, dan Desa Aron Tunong, Kecamatan Woyla.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Darmawan mengatakan, dari ketiga wilayah itu total lahan terbakar sekitar 6,5 hektare. Rinciannya, Blang Beurandang 2 hektare, Mesjid Baro 3 hektare, dan Aron Tunong 1,5 hektare.
“Untuk penyebab masih dalam penyelidikan, karhutla ini mulai dilaporkan sejak Senin (1/9/2026) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Darmawan seperti dilansir laman kompascom, Rabu, 2 September 2026.
Darmawan menjelaskan, sebelum dilaporkan adanya kebakaran itu, satu hari sebelumnya Senin (31/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, pihaknya juga telah menerima informasi bahwa muncul titik api di Kecamatan Woyla dan Kaway XVI.
“Setelah dicek dan memantau titik hotspot dari Sipongi dan Lancang Kuning, terdapat ada beberapa titik Kecamatan Samatiga, Johan Pahlawan dan Woyla,” ujarnya.
Darmawan menyebutkan, timnya sudah turun ke lokasi karhutla untuk melakukan penanganan. Tim dari Mako dan Pos Kaway XVI juga telah melakukan penanganan di titik hotspot pada tiga wilayah tersebut.
“Kondisi terkini lokasi karhutla berpotensi menjalar, dan sampai saat ini masih dalam proses penanganan. Adapun kerugian akibat kebakaran ini yaitu merusak vegetasi tanaman dan menggangu pernapasan warga sekitar,” tuturnya.
Menurut Darmawan, kendala petugas di lapangan saat ini khususnya di kawasan Woyla sumber air sangat terbatas, sementara akses ke Kecamatan Samatiga dan Johan Pahlawan sulit dilalui.
