BLANGPIDIE | KANALACEH.COM- Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman, S.Sos., M.Sos., atau yang akrab disapa Haji Uma, bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh memfasilitasi pemulangan jenazah Oming, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gampong Rambong, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026), Haji Uma menyampaikan bahwa Oming meninggal dunia di Batam pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika hendak dipulangkan ke Aceh. Almarhum sebelumnya menjalani perawatan yang difasilitasi P4MI Batam setelah dideportasi dari Malaysia dalam kondisi menderita kanker otak.
Penanganan Oming bermula saat pihak KJRI Johor menghubungi Haji Uma pada 11 Agustus 2026. Saat itu, Oming terlantar di jalanan dalam kondisi sakit, sementara pihak konsulat kesulitan menelusuri alamat serta menghubungi keluarganya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Haji Uma menggerakkan timnya di Abdya untuk mencari alamat Oming. Melalui koordinasi dengan keuchik Gampong Rambong, tim akhirnya berhasil terhubung dengan keluarga almarhum.
Pada 18 Agustus 2026, pihak KJRI Johor memfasilitasi pemulangan Oming ke Batam dan diserahterimakan kepada P4MI Batam. Haji Uma turut berkomunikasi dengan pihak P4MI mengenai kondisi kesehatan dan rencana pemulangannya ke Aceh.
Namun, pihak P4MI Batam menyampaikan bahwa kondisi Oming sedang menurun sehingga membutuhkan perawatan. Pemulangan ke kampung halaman harus menunggu kondisi kesehatannya membaik.
Rusmadi dari tim BP3MI Aceh mengatakan, Oming sempat mengalami perbaikan kondisi setelah sakit selama lebih dari dua minggu. Ia kemudian direncanakan pulang ke Gampong Rambong, tetapi kondisinya kembali menurun saat perjalanan.
“Saat perjalanan, kondisi almarhum langsung drop dan meninggal dunia,” kata Rusmadi.
Haji Uma yang berada di Jakarta turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia juga telah berkoordinasi dengan BP3MI Aceh terkait penanganan pemulangan jenazah.
“Semua biaya pemulangan ditanggung oleh BP3MI Aceh dan kita sudah berkoordinasi,” ujar Haji Uma.
Selain itu, Haji Uma mengutus penghubungnya di Abdya, Jimmy, untuk menyampaikan pesan belasungkawa dan menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum.
Keuchik Gampong Rambong menyampaikan terima kasih kepada Haji Uma dan BP3MI Aceh yang telah membantu penanganan warganya hingga proses pemulangan jenazah.
“Semoga Allah membalas segala kebaikan dan perhatian Bapak Haji Uma terhadap warga kita,” ucapnya.
Oming diketahui merantau ke Malaysia sekitar tiga tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan, masing-masing berusia 17 tahun dan 10 tahun.
