Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Seorang wisatawan warga negara Malaysia, Ho Wee Han (49), hilang saat melakukan penyelaman atau diving di perairan Sabang, Aceh. Saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga terseret arus bawah laut sejak Jumat (11/9).
Memasuki hari keenam operasi pencarian tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga radius 10 mil laut dari lokasi kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan dua unit rigid inflatable boat (RIB) dengan menyisir sejumlah kawasan perairan Sabang.
Kepala Basarnas Banda Aceh Al Hussain mengatakan, kasus itu bermula saat Ho Wee Han melakukan aktivitas diving bersama tiga penyelam lainnya di kawasan Shark Plateau, Desa Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.
“Saat berada di kedalaman sekitar 20 meter, arus bawah laut semakin kuat hingga menyeret para penyelam ke kedalaman sekitar 30 meter. Ho Wee Han kemudian tidak lagi terlihat oleh pendamping diving,” kata Al Hussain kepada wartawan, Rabu (16/9).
Mendapat laporan itu tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui penyisiran laut dan penyelaman di sejumlah titik, termasuk kawasan Batee Tokong dan Shark Plateau.
Dalam operasi pencarian, kata Al Hussain tim menghadapi kendala berupa arus bawah laut yang kuat dan jarak pandang terbatas, sekitar 0,5 hingga 1 meter saat penyelaman.
Kondisi gelombang laut berkisar 0,5-1,5 meter dengan kecepatan angin dari arah timur laut. Hingga hari keenam, Ho Wee Han masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan.
“Dalam pencarian bawah permukaan, tim menghadapi kendala berupa arus bawah permukaan yang kuat dan jarak pandang terbatas, khususnya pada beberapa area penyelaman,” katanya.
Pada hari keenam, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran ke arah Batu Rondo dan menyisir sisi-sisi tebing dari Pulau Selako hingga Kilometer Nol.







