Banda Aceh (KANALACEH.COM) – SMA Negeri 3 Banda Aceh mengeluarkan lima siswa yang terbukti terlibat aktif dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang siswa di lingkungan sekolah.
Keputusan tersebut diambil setelah pihak sekolah melakukan verifikasi faktual terkait peristiwa yang terjadi. Berdasarkan hasil verifikasi, terdapat lima siswa yang dinyatakan terbukti terlibat secara aktif dalam pengeroyokan.
“Terhadap siswa tersebut, sekolah SMA 3 Banda Aceh telah mengambil tindakan berupa pengeluaran dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan pihak sekolah yang dikutip, Selasa, 22 September 2026.
Baca: Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa di SMA 3 Banda Aceh
Sementara itu, satu siswa lainnya yang diduga terlibat masih dalam proses pendalaman. Berdasarkan verifikasi awal, sekolah belum menemukan bukti keterlibatan aktif siswa tersebut. Jika hasil pendalaman nantinya membuktikan adanya keterlibatan aktif, sekolah akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.
Baca: Illiza Kecam Bullying Siswa di SMA 3 Banda Aceh, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Terhadap siswa yang menjadi korban, pihak sekolah akan memberikan pendampingan untuk membantu pemulihan kondisi fisik dan psikologis. Pendampingan dilakukan sesuai kebutuhan siswa serta prosedur layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang berlaku di sekolah.
Sekolah juga mengimbau seluruh pihak, khususnya keluarga korban, tidak menyebarluaskan foto, video, identitas, maupun informasi pribadi korban melalui media sosial atau platform lainnya. Penyebaran konten tersebut dinilai berpotensi menambah tekanan psikologis dan menghambat proses pemulihan korban.







