Gayo Lues (KANALACEH.COM) – Kabupaten Gayo Lues dilanda dua bencana sekaligus pada Senin (26/10).
Selain banjir luapan yang merendam kawasan permukiman di dua kecamatan, musibah kebakaran hebat juga menghanguskan enam unit rumah warga di Kecamatan Putri Betung.
Berdasarkan laporan Tim Sekretariat Posko Kabupaten Gayo Lues per Senin (26/10), banjir genangan terpantau meluap di Dusun Toa (Kecamatan Blangkejeren) serta Desa Badak (Kecamatan Dabun Gelang).
Ketinggian air di lokasi banjir diperkirakan mencapai selutut orang dewasa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues menetapkan status waspada dan terus memantau pergerakan debit air serta menyiagakan personil di titik terdampak.
”Jumlah warga terdampak banjir saat ini masih dalam proses pendataan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa genangan air ini,” demikian pernyataan resmi Tim Posko Kebencanaan Gayo Lues, Senin (26/10).
Petugas di lapangan mencatat sejumlah kebutuhan mendesak untuk menanggulangi dampak banjir, di antaranya tenda pengungsian, bantuan logistik bahan pangan, serta peralatan pembersihan material luapan.
Di saat bersamaan, musibah kebakaran melanda permukiman padat di Dusun Aih Jernih, Desa Uning Pune, Kecamatan Putri Betung. Kobaran api menghanguskan enam bangunan rumah warga serta merusakkan satu unit mobil dan satu unit sepeda motor.
Kebakaran tersebut berdampak pada enam kepala keluarga dengan total 27 jiwa. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, seluruh rumah milik warga yang terdampak dilaporkan rusak berat akibat dilalap si jago merah.
Armada Pemadam Kebakaran yang diterjunkan ke lokasi berhasil memadamkan api secara menyeluruh. Menyusul kejadian tersebut, BPBD Gayo Lues langsung menyalurkan bantuan masa tanggap darurat kepada para korban kebakaran.
Bantuan logistik penanganan awal yang disalurkan meliputi bahan pangan pokok seperti beras, mi instan, sarden, dan telur.
Selain itu, petugas juga menyalurkan perlengkapan hunian sementara berupa tiga unit tenda keluarga, 24 lembar matras, kelambu, selimut, paket family kit, serta alat pembersih berupa gerobak dorong.







