Ronald Koeman ingin latih Chealsea

by danirandi
Ronald Koeman ingin latih Chealsea

London (KANALACEH.COM) – Kontrak Guus Hiddink sebagai manajer Chelsea baru akan berakhir pada musim panas nanti. Namun, rumor soal penggantinya sudah mulai muncul.

Josep Guardiohla, Diego Simeone, Antonio Conte, dan Massimiliano Allegri adalah beberapa nama yang dikait-kaitkan untuk mengisi manajer Chelsea musim depan.

Nama terbaru yang muncul adalah Ronald Koeman. Manajer Southampton itu punya hasrat melatih klub sebesar The Blues karena merasa dirinya punya kemampuan melatih klub elite.

“Saya selalu ingin meraih hasil dan prestasi setinggi mungkin. Saya pernah meraihnya di Liga Belanda, dan kini ingin mencapainya di klub   luar Belanda,” ucap eks pelatih Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven itu kepada Radio 538.

Bersama Ajax dan PSV, Koeman meraih titel juara Eredivisie pada 2001-2002, 2003-2004, dan 2006-2007. Sedangkan bersama Benfica, Valencia, dan Southampton, Koeman belum pernah merasakan titel juara liga.

Koeman pun berharap Hiddink bisa memberi masukan kepada manajemen Chelsea terkait manajer untuk musim depan.

“Jika Hiddink bisa mengatakan hal positif tentang saya, itu sudah akan bisa hadirkan pengaruh besar,” ucap mantan pemain Barcelona ini.

Kendati punya hasrat kuat melatih Chelsea, Koeman tampaknya bukan pilihan utama atau bahkan tidak dilirik sama sekali. Manajemen Chelsea masih berharap bisa mendatangkan manajer yang punya catatan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itulah, nama Allegri muncul. Pelatih Juventus itu membuktikan tetap bisa menjaga prestasi Juventus ketika mengambil alih tongkat pelatih dari Conte.

Musim ini, Allegri pun bisa bangkit dari posisi sulit. Sempat terseok-seok pada awal musim karena ditinggal sejumlah pemain pilar, Juventus diantarkan Allegri kembali menyodok ke peringkat kedua untuk bersaing dengan Napoli dan Inter Milan.

The Sun mengklaim bahwa Allegri sudah didekati oleh manajemen Juventus.

Akan tetapi, Allegri baru saja memperbarui kontraknya pada musim panas lalu. Dia akan bertahan di Turin hingga musim panas 2017. | kompas.com

You may also like