Empat makna penting dari peristiwa qurban

Panglima Kodam IM, Mayjen TNI L Rudy Polandi menyerakan hewan qurban, Senin (12/9). (Ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI L Rudy Polandi menyampaikan, ada empat makna yang bisa diambil dari peristiwa qurban.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara penyembelihan hewan qurban hari raya Idul Adha 1437 H/2016 M di Lapangan Outdoor Jasdam Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin (12/9).

Empat makna yang dimaksud diantaranya, pertama selaku umat Islam diharapkan dapat mengikuti jejak Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail yang dengan penuh ikhlas lahir dan batin mengorbankan sesuatu yang sangat dicinta dan disayanginya untuk memenuhi perintah Allah SWT.

Ads

Kedua, sambungnya, generasi muda Islam hendaknya mengikuti sosok Nabi yang berani berkorban karena keteguhan iman dan baktinya kepada kedua orang tua.

“Ketiga, hari raya Idul Adha ini dianjurkan bagi umat islam yang telah mempunyai kesanggupan untuk menyembelih hewan qurban tanpa ragu-ragu, tulus dan ikhlas sebagai sarana untuk membersihkan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” sebut Rudy Polandi.

Yang keempat, lanjutnya, penyembelihan hewan Qurban, di samping menunaikan suatu perintah dalam Syariat Agama Islam, juga memberikan pesan moral yang baik kepada golongan fakir miskin.

“Hal tersebut merupakan salah satu upaya menghilangkan jurang pemisah antara sikaya dan simiskin,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada tahun ini jumlah keseluruhan hewan qurban jajaran Kodam Iskandar Muda, yakni 35 ekor sapi, 1 ekor kerbau, 55 ekor kambing. [Aidil/rel]

Ads