Ilustrasi - Kondisi banjir di Aceh Jaya beberapa waktu lalu. (Ist)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Hujan yang melanda Aceh beberapa hari terakir mengakibatkan sekitar 41 Desa dan 3.233 rumah terendam banjir di Kabupaten Aceh Jaya dan merendam hampir seluruh kecamatan.

Dari informasi yang diterima kanalaceh.com dari badan penanggulangan bencana kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, seluruh gampong yang ada dikecamatan Krueng Sabee dan Teunom sudah terisolir dan masyarakat setempat sudah dievakuasi.

“Sementara ini, banjir masih sangat tinggi dibeberapa kecamatan. Hampir seluruh kecamatan di kabupaten Aceh Jaya terkena banjir,” kata Fajar, kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBK Aceh Jaya saat dihubungi wartawan melalui telpon seluler, Selasa (18/10).

Ads

Ia menjelaskan, saat ini ketinggian air sekitar 70 centimeter hingga 1 meter. Menurutnya, melihat kondisi curah hujan semakin menurun, volume air mulai semakin surut. “Namun, apabila terjadi hujan kembali, potensi ketinggian air akan meningkat sangat tinggi,” ujarnya.

Pihaknya dibantu dengan TNI/Polri dan basarnas setempat juga sudah menyiapkan bantuan berupa dapur umum diposko. Khususnya dititik-titik rawan seperti di Kecamatan Teunom yang terkena dampak banjir paling parah.

“Saat ini kita sudah ada posko dititik rawan banjir. Kemudian dapur umum di kecamatan Teunom yang parah terkena banjir,” ujarnya.

Lanjutnya, akibat banjir tersebut, beberapa ruas jalan sebagian rusak. Jalan Banda Aceh – Meulaboh terputus untuk kendraan roda dua dan roda empat. Namun, katanya, hanya kendraan berbadan besar seperti truck yang bisa lewat.

Melihat kondisi cuaca yang masih mendung, ia menghimbau agar warga yang berada di lokasi banjir agar tetap waspada. Kemudian, warga juga dihimbau untuk memperhatikan kondisi air.[Randi]

 

Ads