ilustras. (wol)
--Ads--
loading...

Lhoksukon (KANALACEH.COM) – ┬áBelasan gajah liar dilaporkan kembali mendekati pemukiman penduduk di kawasan Dusun Bina Baru dan Sarah Raja, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Desa Lubok Pusaka, Jaharuddin, kepada wartawan, Jumat (21/10) mengatakan, kawanan gajah liar tersebut mulai terlihat disekitar kebun petani dikawasan Dusun Bina Baru dan Dusun Sarah Raja.

“Dalam dua hari terakhir, ada laporan dari masyarakat bahwa gajah liar kembali mendekati pemukiman penduduk, sehingga dikhawatirkan gajah akan berdiam di kebun petani,” katanya.

Ads

Petani khawatir, bila gajah tersebut  berdiam di kebun, maka tanaman petani akan rusak, seperti terinjak ataupun tumbang ketika gajah menyandar pada tanaman.

Dikatakan, kawanan gajah liar, selama ini dilaporkan kerap mengganggu tanaman petani, seperti merusak pohon pinang, pisang, sawit, kakao dan sejumlah tanaman lain yang ditanami di kebun mereka.

Selama ini, warga mengusir gajah liar itu dengan cara tradisional seperti menyalakan obor pada malam hari dan menggunakan meriam bambu. Hal tersebut dinilai ampuh, tetapi hanya bertahan beberapa waktu.

“Biasanya gajah liar ini hanya singgah sebentar, lalu mereka pergi lagi ke hutan. Meski demikian, kedatangan gajah ini tetap mengganggu petani, karena tanaman mereka akan rusak,” katanya.

Kondisi seperti itu bukanlah hal baru bagi warga pedalaman tersebut. Sebab itu, pihaknya berharap agar adanya peran maksimal pemerintah dalam menangani perkara ini.

Jaharuddin mengakui, ketika gajah mengobrak-abrik kebun petani, para petugas yang menangani soal gangguan gajah ini sering turun ke lapangan. Tetapi setelah diusir, gajahnya pergi sebentar. Akan tetapi gajah tersebut akan kembali lagi ke kebun petani pada waktu-waktu tertentu.[Antara]

 

Ads