MRB diharapkan jadi pusat peradaban Islam era modern

MRB diharapkan jadi pusat peradaban Islam era modern
Gubernur Aceh, Zaini Abdullah memberi sambutan di acara peresmian lanskap dan infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman, Sabtu (13/5). (Kanal Aceh/Fahzian Aldevan)

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan selesainya pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh untuk meningkatkan aktifitas ibadah dan keagamaan bagi masyarakat Aceh.

“Dengan perluasan masjid diharapkan Aceh tetap menjadi pusat peradaban Islam di Indonesia dan pusat peradaban Islam di era modern,” kata Zaini Abdullah saat memberi sambutan di acara peresmian lanskap dan infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman, Sabtu (13/5).

Dikatakan Abu Doto sapaan akrab Zaini Abdullah, Masjid Raya Baiturrahman, merupakan ikon bersejarah Aceh yang menjadi simbol peradaban Islam, yang di saat musibah tsunami tahun 2004 lalu, menjadi saksi sejarah, tempat rakyat menyelamatkan diri.

Ads

Dengan latar sejarah itu, kata Zaini, keberadaan Masjid Raya Baiturrahman tentu akan mengundang perhatian masyarakat nasional hingga internasional yang ingin mengetahui sejarah peradaban Islam.

“Saat ini Masjid Baiturrahman tidak hanya untuk tempat ibadah tapi juga wisata sejarah, dan menjadi kebanggaan Indonesia dan internasional,” kata Zaini.

Hadir dalam peresmian itu Menteri Agraria dan Tata Ruang, para ulama, mantan Gubernur Aceh, Kepala SKPA, beberapa bupati dan wali kota, para anggota DPR RI, DPR Aceh dan DPR Kota dan Kabupaten se Aceh.

Wajah baru Masjid Raya Baiturrahman diresmikan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

11 dari 12 payung memang sudah dibuka dan menjadi tenda yang meneduhi para tamu di halaman masjid. Sementara satu unit payung dibuka secara simbolis oleh Wapres Jusuf Kalla.

Sebelumnya Gubernur Aceh Zaini Abdullah meresmikan Masjid Raya Baiturrahman pada 13 Februari 2017. [Fahzian Aldevan]

Ads Peringatan Tsunami ke 14
GAMIFest Panen Kopi 2018