Seorang kakek terdakwa pencabulan dihukum dengan uqubat cambuk sebanyak 53 kali. (kanal Aceh/Erza)

Langsa (KANALACEH.COM) –  Dua orang terpidana pencabulan terhadap anak dibawah umur menjalani eksekusi hukuman cambuk didepan umum, di Tribun Lapangan Merdeka Langsa, Jumat (29/9).

Kedua terpidana tersebut terbukti bersalah melanggar pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6/2014 tentang hukuman jinayat dengan uqubat cambuk masing-masing 53 dan 64 kali sabetan.

Menurut Kasi Pidum Reza Rahman, yang dibacakan J Rachman, berdasarkan putusan dari Mahkamah Syari’ah Kota Langsa Nomor : 05/JN/2017/MS-Lgs tanggal 21 Juni 2017 terdakwa inisial  GN berusia 60 tahun terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6/2014 tentang hukuman jinayat dengan uqubat cambuk sebanyak 53 kali.

AdsPHP Dev Cloud Hosting

Kemudian terpidana LB (38), berdasarkan putusan Mahkamah Syari’ah Kota Langsa Nomor : 09/JN/2017/MS-Lgs tanggal 28 September 2017 terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 47 Qanun Aceh No.6 tahun 2014 tentang hukum Jinayat dengan ukubat cambuk sebanyak 64 kali didepan umum.

Menurut J Rachman kepada Kanalaceh.com, dimana terdakwa GN seorang kakek yang diperhitungkan berusia 60 tahunan itu terbukti melakukan perbuatan pencabulan (jinayat) terhada terhadap anak dibawah umur.

Akibat perbuatannya tersebut terdakwa kakek berinisial GN dihukum cambuk sebanyak 53 kali oleh eksekutor didepan umum.

“Hal sama juga dilakukan oleh terdakwa inisial LB lelaki berusia 38 tahun yang secara sah dan meyakinkan telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur (jinayat) dihukum cambuk sebanyak 64 kali didepan umum,” demikian dijelaskan J Rachman. [Erza]

Ads
Artikel SebelumnyaPertengahan Oktober, Kemensos tambah 700 pendamping PKH di Aceh
Artikel SelanjutnyaPerhari 40 Ton beras dibutuhkan pengungsi Gunung Agung