Ketum PSSI: Tukang bajak sapi saja tahu lapangan Harapan Bangsa buruk
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. (kompas.com)
--Ads--
loading...

Jakarta (KANALACEH.COM) – PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan perwakilan klub yang tergabung dalam Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia, atau FKSPI menggelar pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta Selasa(10/10). Mereka membahas mengenai ancaman 15 klub yang akan mogok.

Seperti diketahui, FKSBPI menyoroti tiga aspek, yaitu bisnis, legal, dan teknis Liga 1 yang dianggap menjadi tiga hal yang ditutup-tutupi oleh PT LIB. Dan, mereka mengancam mogok melanjutkan kompetisi tersebut, jika LIB tidak menanggapi hal ini dalam jangka waktu 14 hari.

“Mengenai tuntutan, kami selesaikan dan sudah diadakan pertemuan hari ini. Semua berjalan lancar dan secara kekeluargaan. Kompetisi tetap berjalan,” kata Direktur Utama PT LIB, Berlington Siahaan seperti dilansir laman VIVA.co.id.

Ads

Hal ini diamini oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang menyebut persoalan tersebut hanya didasari oleh kesalahpahaman dan kurang komunikasi antara kedua belah pihak.

“Ada miskomunikasi, sehingga dipandang LIB kurang transparan. Liga 1 kan hanya menyisakan satu bulan dan Februari mendatang kembali dibuka. Untuk itu, perbaikan akan dilakukan. Persoalan tersebut sudah¬†clear,” tambah Edy kepada wartawan.

Dalam pertemuan tersebut beberapa klub tidak hadir, mereka adalah Pusamania Borneo FC, Mitra Kukar, dan Perseru Serui. []

Ads