Ke Aceh Barat Menteri Susi pakai hijab, Rektor UTU: Ibarat Laksamana Malahayati

Ke Aceh Barat Menteri Susi pakai hijab, Rektor UTU: Ibarat Laksamana Malahayati
Menteri Susi Pudjiastuti foto bersama Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta sejumlah kepala daerah, saat tiba di Kampus UTU Meulaboh, Aceh Barat, Senin (16/10). (Serambi)
--Ads--
loading...

Meulaboh (KANALACEH.COM) – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, datang ke Aceh Barat dengan mengenakan hijab, Senin (16/10).

Susi Pudjiastuti bersama rombongan tiba di kampus Universitas Teuku Umar, (UTU), Meulaboh pukul 11.20 WIB, disambut dengan tari “Ranup Lampuan” pada acara Simposium Nasional dan Ekspo Perikanan dan Kelautan 2017, yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi itu.

“Ternyata ibu Susi sangat cantik berhijab, terimakasih Bu Menteri sudah mengenakan hijab yang merupakan pakaian adat di Aceh, anggaplah hadiah dari kami,” kata Bupati Aceh Barat, Ramli, MS dalam sambutannya.

Ads

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan prasasti dan deklarasi bersama rektor dari lima perguruan tinggi di Aceh, sebagai komitmen bersama dalam memajukan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Rektor UTU Prof Jasman J Makruf, menyampaikan, Susi Pudjiastuti, ibarat Laksamana Malahayati, yakni pahlawan dalam menjaga laut dan melawan berbagai tantangan demi menjaga kedaulatan laut di Indonesia secara umum.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Dr Edwars menyampaikan, ada sejumlah agenda yang akan diikuti Menteri Susi di kampus itu, salah satunya menyaksikan deklarasi pemangku hukum adat laut terhadap dukungan dalam pemeliharaan kelestarian laut dan menjaga laut dari aktivitas ilegal.

“Deklarasi panglima laot se-Aceh ini sebagai bentuk dukungan pemangku adat dalam program dan kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah, maupun terhadap peraturan Kementrian Kelautan dan Perikanan dalam menjaga kedaulatan pangan nasional,” sebutnya.

Simposium Nasional dan Ekspo Perikanan dan Kelautan 2017 tersebut mengangkat tema “Potensi dan Strategi Pengambangan Marine Industries Menuju Kemandirian Pangan Nasional”. [Republika.co.id]

Ads