(ist)

Kuala Simpang (KANALACEH.COM) – Satuan Tugas TNI-AL Lantamal I Belawan berhasil menggagalkan penyelundupan 40 Ton beras ketan asal Thailand tujuan Aceh yang masuk melalui jalur perairan Kuala Air Masin Se­ruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (18/10) malam.

Selain mengamankan barang bukti dan kapal kargo bodi kayu KM Nenggala1 Gt. 34, Nomor 1481 QQG juga menahan 9 ABK yang berinisial, Suj (47), Syah (25), Mus (27), Suy (27), Ju (20), Mtr (31), Mlm (20), Pon (23) dan Tar (23) yang kesemua ANAK warga Air Masin Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut Dantim Intel Lantamal l Belawan, Mayor (L) Bambang kepada sejumlah wartawan, Jumat (20/10) malam, dimana penangkapan satu unit kapal cargo tersebut berawal saat Satgas Lantamal I melakukan patroli perairan laut disejumlah titik kawasan Aceh Tamiang yang dicurigai marak terjadi kegiatan penyelundupan.

Dalam kegiatan patroli laut tersebut, Satgas dibagi tiga kelompok dengan sasaran perairan Kuala Peunaga, Kuala Air Masin dan kawasan pintu masuk Kuala Air Masin, Kecamatan Seruway.

Kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, Satgas menemukan kapal kargo kayu KM Nenggala 1 masuk perairan alur sungai kawasan Air Masin yang diduga melakukan kegiatan penyelundupan. “Saat diperiksa, kapal kargo berbodi kayu yang membawa beras ketan sebanyak 40 ton bersama 9 orang ABK yang kini telah kita amankan, “jelas Mayor (L) Bambang.

Setelah diintrograsi pengakuan 9 orang ABK tersebut bahwa, beras ketan yang dikemas dengan ratusan karung itu berasal dari Pelabuhan Satun, Negara Thailand, dan akan diselundupkan ke Aceh Tamiang untuk selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat  kesejumlah wilayah di Aceh hingga Sumatera Utara.

“Ketika disita, beras ketan seludupan tersebut pemilik barang menghilang, sementara pengakuan lain sembilan ABK mereka hanya sebagai buruh bongkar muat barang, namun begitu tetap kita amankan guna diproses lebih lanjut,” ujarnya.  [Erza]

Komentar Facebook
Ads
Selamat menunaikan ibadah puasa 1439H, Tarmilin Usman, SE, M.Si - Ketua PWI Aceh
Ucapan Selamat Kepada Kabupaten Pidie meraih penghargaan WTP