Banjir di Aceh Utara, warga baru melahirkan dievakuasi TNI dan SAR

Banjir di Aceh Utara, warga baru melahirkan dievakuasi TNI dan SAR
Anggota TNI, SAR, dibantu warga mengevakuasi Nurmasita (25) warga Pirak Timu, Aceh Utara yang terkena banjir, Minggu (3/12). (Ist)
--Ads--
loading...

Lhoksukon (KANALACEH.COM) – Personel TNI Koramil 28/Pirak Timu dan tim Search and Rescue (SAR) mengevakuasi Nurmasita (25) warga Asan Krung Kreh, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara yang baru lima hari melahirkan, Minggu (3/12). Rumah Nurmasita terkena banjir akibat hujan yang terus turun di wilayah itu.

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Danramil 28/Pirak Timu, Kapten CHB Edi Wijaya mengatakan Nurmasita bersama bayinya terpaksa harus dievakuasi karena kondisi debit air terus naik dan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet milik Tim SAR Aceh Utara menuju salah satu rumah kerabat Nurmasita yang tidak terkena banjir.

Ads

“Kami terus bekerjasama dengan Polri, SAR dan Unsur lainnya untuk memantau kondisi air di lapangan dan siap untuk membantu warga,” katanya.

Selain itu, tambah Kapten Chb Edi Wijaya, Muspika Pirak Timu juga telah mendirikan dapur umum yang menyediakan makan bagi masyarakat yang rumahnya terendam air sehingga tidak bisa memasak.

Terjunkan 400 personel

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto menerjunkan ratusan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk membantu masyarakat korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Minggu (3/12).

“Sedikitnya 400 personel kami terjunkan untuk membantu masyarakat secara maksimal,” katanya.

Menurutnya, saat ini banjir hampir terjadi di seluruh wilayah di Kabupaten Aceh Utara yang menggenangi pemukiman dan areal persawahan. Saat ini prajurit telah dikerahkan untuk membantu mengamankan barang-barang warga.

“Apabila banjir parah telah siap untuk mengevakuasi masyarakat yang terkena dampak banjir ke tempat-tempat lebih tinggi dengan tidak mengabaikan faktor keamanan,” katanya.

Dengan masih adanya potensi curah hujan yang tinggi, dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. [Aidil/rel]