Begini kronologis dua perempuan yang bertikai di Hotel Hermes

Begini kronologis dua perempuan yang bertikai di Hotel Hermes
Capture-an video pertikaian dua wanita di Hotel Hermes, Banda Aceh. (Instagram)
--Ads--
loading...

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Video pertikaian dua perempuan yang
terjadi di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh diselidiki oleh pihak kepolisian. Diduga dalam video tersebut menampilkan pertikaian antara wanita perebut laki-laki orang (pelakor) dengan istri sah.

Video yang berdurasi 41 detik itu terjadi hari Minggu (28/1) lalu, sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam sekejap video tersebut menjadi viral di dunia maya. Bahkan berbagai media sosial ikut membagikan video tersebut.

Setelah menyelidiki, polisi akhirnya mendapatkan identitas kedua wanita yang bertikai itu.

Ads

Wanita berinisial KM (32) berstatus ibu rumah tangga, berasal dari Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan menjadi korban pemukulan dalam video tersebut (berbaju pink).

Sedangkan yang menjadi pelaku pemukulan dalam video tersebut berinisial MY (35), bekerja sebagai ibu rumah tangga, berasal dari Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar (berbaju abu-abu).

Kapolsek Ulee Kareng Banda Aceh, AKP Mawardi mengatakan kejadian itu berawal dari KM sedang check off dari hotel. Tiba-tiba seorang perempuan bernama MY datang dan langsung menyerang KM.

“Dengan cara menarik rambut dan memukul secara berkali-kali terhadap KM, yang pada saat itu tidak melakukan perlawanan. Melihat kejadian itu security hotel langsung meleraikanya, tidak lama kemudian kedua perempuan tersebut meninggalkan hotel,” kata Mawardi saat dikonfirmasi¬†Kanalaceh.com,¬†Rabu (31/1).

Mawardi menambahkan bahwa, kejadian itu terjadi karena dugaan suami dari MY telah menginap bersama dengan KM di hotel tempat pertikaian tersebut.

Mendapatkan informasi tersebut dari temannya, MY langsung mendatangi hotel dan langsung memukuli KM.

“Setelah dilerai security hotel, KM langsung pergi menggunakan taksi online, sedangkan, MY masih menunggu, tidak lama kemudian MY pergi meninggalkan hotel,” ujarnya.

Hingga kini, kata Mawardi, korban dari pemukulan tersebut belum membuat laporan ke Polsek Ulee Kareng. Pihak hotel pun juga tidak mengetahui identitas dari suami MY tersebut.

“Karena langsung meninggalkan Hotel Hermes. Keberadaan kedua perempuan itu masih kita lidik,” katanya.

Mawardi juga mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait status KM bersama suami MY.

“Status KM dengan suami MY kita belum mengetahuinya, apakah istri sirih atau bukan. Nah kita belum dapat informasi itu,” ujarnya. [Fahzian Aldevan]