Menpar siapkan wisata khusus untuk generasi milenial

seorang wisatawan berenang di Pulau Tailana, Kepulauan Banyak. (Foto: @pulaubanyaktrip)
--Ads--
loading...

(KANALACEH.COM) – Generasi milenial menjadi pasar potensial di banyak bidang, salah satunya industri pariwisata. Mereka cenderung memiliki keinginan untuk mengaktualisasikan diri, mencari spot-spot wisata baru yang Instagramable. Peluang ini kemudian dibaca oleh Kementerian Pariwisata untuk mengembangkan destinasi khusus bagi para milenial.

“50 persen traveller yang datang ke Indonesia adalah milenial, selain besar, mereka juga lantang,” kata Menpar Arief Yahya seperti dilansir laman VIVA.co.id, Sabtu (22/12).

Baca: Disbudpar rilis video wisata The Light of Aceh di Pulau Banyak

Ads

Menpar menjelaskan, generasi milenial ini memiliki ciri senang datang ke destinasi wisata baru, selfie, narsis, dan tak segan mengeluarkan uang demi untuk mendapat pengalaman baru.

Baca: Eksotisme Pulau Banyak dari atas mercusuar

“Mereka senang spending untuk experience daripada owning sesuatu. Pakai mobil yang sharing daripada beli mobil. Dan mereka sangat digital savvy,” katanya menambahkan.

Potensi pasar yang begitu besar sayangnya belum mampu dirangkul oleh Kementerian Pariwisata, sehingga di tahun 2019, pemerintah fokus untuk membuat Calendar of Event(CoE) khusus bagi generasi milenial.

“Meski beberapa milenial suka, tapi tidak deliberately untuk mereka. Karena itu kita membentuk tim khusus mengawal milenial tourism,” kata Menpar yang menargetkan CoE bagi milenial selesai di triwulan pertama tahun 2019.

Bentuk-bentuk milenial tourism yang akan disusun pemerintah antara lain, seperti digital tourism, nomadic tourism, membuat event sangat berwarna, dan pastinya membuat promosi yang sangat terlihat milenial. []